7 Cara Menghemat Anggaran untuk Kue Pernikahan Anda

Pesta pernikahan Anda rasanya mungkin tak akan lengkap tanpa kue pernikahan, tapi jika Anda terbatas anggaran, kue pernikahan bisa jadi masalah tersendiri. Gunakan tips berikut ini untuk menghemat anggaran untuk kue pernikahan Anda.

1. Pesanlah kue berukuran kecil untuk ditampilkan

Pesanlah kue kecil dengan hanya satu atau dua tingkat untuk ditampilkan di depan. Sementara untuk tamu, Anda bisa menyajikan kue potongan, misalnya cupcake. Dengan cara ini anggaran bisa dihemat hingga 20 persen.

2. Buatlah kue sesederhana mungkin

Bunga-bunga dari gula, tingkatan kue yang tinggi, dan banyak pipa penyangga, bisa membengkakkan biaya kue pernikahan Anda. Untuk menghemat anggaran, carilah desain yang Anda sukai, yang tidak terlalu banyak aksesoris. Kebanyakan kue dihargai dari berapa lama dan rumit proses pembuatannya. Jadi, semakin sederhana, harganya juga bisa semakin murah.

3. Kurangi jumlah bunga dalam kue (atau gunakan bunga asli!)

Seperti dibicarakan di atas, bunga dari gula bisa sangat mahal karena proses pembentukannya bisa memakan ½ jam hingga 2 jam. Kalau bisa, pilihlah bentuk bunga yang tidak menggunakan terlalu banyak detail, atau mungkin satu batang dengan satu bunga tunggal besar. Bahkan, bunga asli bisa menjadi alternatif yang lebih indah dan lebih terjangkau.

4. Carilah akal untuk tampilan kue Anda

Banyak pasangan menyewa stand kue yang rumit dan cantik, tapi yang tidak benar-benar diperlukan. Kebanyakan tukang kue akan memberikan dasar papan yang dihiasi yang bisa Anda letakkan begitu saja di atas meja. Setelah itu, Anda bisa memfokuskan pada hal-hal di sekelilingnya, misalnya memilih linen yang bagus dari rumah, menambahkan lilin, atau menghiasi meja dekat kue dengan buket bunga dari acara seremoni.

5. Sajikan dalam irisan kecil

Jika Anda berniat menyajikan kue pernikahan Anda pada tamu, beritahukan pada pemotong kue agar memotong dengan ukuran yang lebih kecil (3/4 dari ukuran biasa) dan menyajikannya dengan makanan penutup lainnya.

6. Gunakan buttercream

Untuk frosting, ada dua hal yang bisa digunakan: buttercream dan fondant. Ada pro dan kontra untuk masing-masing, termasuk biaya. Buttercream hampir selalu lebih murah. Fondant membutuhkan langkah-langkah dan bahan-bahan tambahan jadi pengerjaannya bisa lebih sulit sehingga biaya lebih mahal.

7. Kue tanpa frosting

Cara lain untuk menghemat uang Anda untuk kue pernikahan adalah dengan membuat kue tanpa frosting. Kue jenis ini disebut naked cakes dan memang tengah menjadi tren. Kue semacam ini lebih murah karena menggunakan lebih sedikit buttercream dan dibuat dengan lebih cepat. Anda bisa bereksperimen dengan isian atau rasa, seperti lemon curd, sampanye buttercream atau chocolate ganache dengan almond sehingga kue Anda akan terasa spesial di mata para tamu.

 
Sumber: www.theknot.com

6 Tips Menghemat Biaya untuk Bunga Pernikahan Anda

Salah satu bagian kecil dari pernikahan yang tak bisa disepelekan karena bisa membengkakkan anggaran adalah bunga, baik untuk buket pengantin, buket pengiring pengantin, serta dekorasi untuk upacara dan resepsi. Kalau tidak dipikirkan masak-masak, Anda bisa habis uang banyak. Berikut ini adalah tips menghemat anggaran untuk bunga di pernikahan Anda.

1. Pilihlah bunga yang sedang musim

Ini mungkin adalah hal paling sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi biaya bunga pernikahan Anda. Bunga lokal yang sedang musim akan jauh lebih murah daripada bunga yang sedang tidak musim. Supply dan demand berlaku di sini! Anda mungkin menginginkan bunga seperti di pernikahan para artis. Toko bunga yang baik akan menyarankan alternatif bunga untuk membantu Anda menciptakan tampilan mirip dengan bunga tersebut dengan harga yang lebih terjangkau.

2. Pilihlah bebungaan yang kecil

Karangan bunga pernikahan yang besar tentu mengagumkan. Tapi hal ini bisa jadi sangat mahal. Memang sih tergantung dari bunga yang Anda pilih. Tapi seandaianya Anda memakai bunga murah dan bentuk yang kecil, bukannya akan jauh lebih murah? Bahkan beberapa pengantin terlihat hanya membawa satu tangkai bunga yang mekar dan tetap tampil manis.

3. Gunakan tanaman herbal, sayur, atau buah dan bukan bunga

Alih-alih menggunakan bunga, mengapa tidak membuat buket yang terbuat dari tanaman herbal, sayurm atau buah? Selain tampil beda, bahan-bahan tersebut masih bisa dimanfaatkan seusai pesta kan? Dan, jika Anda menggunakan bahan-bahan yang sedang musim, pasti semua akan jadi lebih dan lebih hemat.

4. Jangan gunakan bunga di tengah meja

Yang normal dijadikan hiasan tengah meja (centerpiece) memang bunga. Tapi hal ini bukan hal wajib. Anda bisa menggunakan hiasan lain dan ini tentu akan memotong pengeluaran Anda untuk membeli bunga.

5. Buat bunga menjadi multifungsi

Jika Anda benar-benar tidak bisa membayangkan resepsi pernikahan Anda tanpa centerpiece bunga, tapi anggaran Anda ketat, Anda harus kreatif. Karangan bunga yang Anda dan pengiring pengantin bawa saat upacara pernikahan bisa dialihfungsikan menjadi centerpiece pada acara resepsi. Anda cukup menambahkan vas bunga atau mason jar, dan taadaa…. Jadilah centerpiece bunga idaman Anda.

6. Adakan upacara pernikahan di luar ruangan dengan bunga-bunga alami

Jika tempat pernikahan Anda sudah memiliki banyak bunga, tanaman hijau, atau pemandangan yang indah, Anda mungkin tidak perlu menghiasi dengan bunga-bunga lagi. Anda cukup mempersiapkan buket saja dan tak perlu pusing soal dekorasi.

 
Sumber: www.weddingpartyapp.com

11 Tips Memilih Cincin Pernikahan

Bagi sebagian orang, memilih cincin pernikahan bisa sangat memusingkan dan melelahkan. Namun, dengan mengikuti panduan memilih cincin pernikahan berikut, Anda bisa mendapatkan cincin pernikahan Anda dengan cepat dan mudah, tanpa ribet.

1. Persempit pilihan Anda

Buatlah pilihan awal sebelum Anda mengunjungi toko cincin. Warna cincin apa yang Anda dan pasangan inginkan: kuning, putih, rose-gold? Apakah cincin ini sederhana atau dengan hiasan di atasnya?

2. Mulailah pencarian lebih awal

Setelah Anda memiliki gagasan dasar dari apa yang Anda inginkan, Anda bisa mengunjungi toko cincin yang Anda inginkan. Luangkan waktu dua bulan untuk mencari, meneliti, membandingkan harga, dan mengunjungi kembali cincin yang menarik perhatian Anda. Luangkan lebih banyak waktu jika Anda ingin cincin yang dikustomisasi.

3. Jangan takut dengan pilihan yang berbeda

Jangan khawatir jika Anda suka platinum sementara dia suka emas kuning. Atau jika tidak mau memakai emas karena alasan agama. Pilihlah cincin yang menunjukkan gaya dan selera masing-masing.

4. Atur anggaran

Cincin emas putih akan lebih mahal dari cincin emas. Apalagi ditambah dengan berlian. Perhitungkan semuanya sebelum membeli. Dan jangan lupa, bandingkan harga sebelum memutuskan membeli di suatu tempat.

5. Pilih yang praktis

Untuk apa membeli cincin yang indah tapi tidak nyaman dipakai dan ada risiko lebih besar untuk hilang karena harus dicopot-pakai? Pilihlah cincin yang praktis yang bisa dipakai setiap saat.

6. Pikirkan jangka panjang

Mengikuti tren memang sah. Tapi, pastikan gaya yang Anda pilih adalah sesuatu yang masih bisa terlihat oke hingga 20 tahun ke depan.

7. Pilih ukuran yang tepat

Kebanyakan orang tidak mencopot cincin pernikahan mereka. Mereka memakainya sepanjang musim panas, musim dingin, olahraga, kehamilan. Untuk menemukan ukuran yang terbaik yang bisa mengakomodasi pembengkakan jari Anda, lakukan fitting ketika Anda sedang tenang dan suhu tubuh Anda normal. Jangan melakukan fitting di pagi hari, khususnya ketika baru selesai olahraga.

8. Periksa kualitas

Pastikan bagian dalam cincin kawin berisi dua tanda: merek dagang pabrik dan tanda kualitas. Jika cincin terdiri dari dua atau lebih logam, pastikan ada tanda kualitas untuk setiap jenis logam.

9. Bersihkan cincin secara rutin

Untuk cincin tanpa batu, gosok lembut dengan kain bersih. Jika cincin pernikahan Anda memiliki batu, cuci dan rendam air sabun hangat, dan sikat lembut dengan sikat gigi lembut atau sikat alis. Kemudian bilas dan keringkan dengan kain lembut, bebas serat.

10. Lindungi investasi Anda

Semua logam itu rentan, termasuk platina. Hindari mengenakan cincin saat melakukan pekerjaan kasar atau olahraga atau ketika mencuci dengan pemutih atau berenang di kolam berklorin. Memang goresan bisa diperbaiki di toko perhiasan, tapi menjaganya dengan baik akan menghemat pengeluaran Anda nantinya.

11. Simpan dengan aman

Kehilangan cincin sangat mudah terjadi. Ketika Anda harus melepas cincin Anda, letakkan di tempan yang aman dan mudah diingat. Jangan pernah taruh di dekat wastafel. Saat Anda jaub dari rumah, sangat berbahaya melepas cincin karena rawan lupa atau hilang.

 
Sumber: www.theknot.com

7 Kesalahan Buku Tamu yang Harus Anda Hindari di Hari Pernikahan Anda

Salah satu bagian pelengkap dari suatu pesta pernikahan adalah buku tamu. Banyak pilihan buku tamu yang beredar di pasaran, tapi jangan lupakan tujuan utama dari buku tamu tersebut: buku tamu adalah tempat tamu mengisikan nama dan tanda tangan mereka. Pastikan pengisian buku tamu berjalan tanpa hambatan dan pastikan juga Anda menghindari 7 kesalahan yang berkaitan dengan buku tamu di hari istimewa Anda.

1. Buku tamu yang tersembunyi

Tamu tidak bisa menemukan buku tamu jika buku itu tidak terlihat jelas. Pastika buku tamu ditempatkan di atas meja tersendiri dan diberi label yang jelas. Sangat bagus jika Anda menempatkan buku tamu di depan pintu masuk agar dilewati oleh setiap tamu yang datang. Pastikan dekorasi buku tamu menarik agar mudah dikenali.

2. Kekurangan pulpen atau salah jenis pulpen

Salah satu penyebab utama penumpukan tamu di depan buku tamu adalah kurangnya ketersediaan pulpen untuk mengisi buku tamu. Jika Anda menggunakan buku tamu tradisional, pastikan pulpen yang digunakan tepat. Hindari pulpen kualitas buruk dengan tinta yang bisa luntur atau menembus ke halaman belakang buku tamu. Anda juga harus punya persediaan pulpen sebagai jaga-jaga jika pulpen yang digunakan kehabisan tinta.

3. Alternatif buku tamu yang membingungkan

Jika Anda menggunakan alternatif buku tamu yang unik, seperti buku tamu sketsa, monogram, atau apapun, pastikan Anda memberikan petunjuk tentang cara pengisian agar tamu tidak merasa kebingungan.

4. Lokasi buku tamu tidak berpenerangan baik

Pastikan Anda meletakkan buku tamu di lokasi yang berpenerangan baik. Anda bisa juga membuat penerangan buatan yang unik, dari bola lampu yang diletakkan di dalam sebuah mason jar, misalnya.

5. Buku tamu tidak tertata dengan baik

Buku tamu yang penataannya berantakan membuat tamu enggan mengisi. Pastikan juga stok buku tamu dan peralatan yang mendukung tersedia agar tidak menghambat laju tamu yang datang.

6. Buku tamu yang dibiarkan begitu saja setelah selesai acara

Banyak yang menggunakan buku tamu hanya sebagai penanda siapa saja yang datang. Namun, sebenarnya Anda bisa meningkatkan kegunaannya dengan memajangnya di sebuah figura dan menjadikannya pengingat akan hari bahagia Anda. Dengan demikian, buku tamu akan lebih memiliki makna daripada hanya sekedar penanda siapa yang hadir di pesta Anda.

7. Tamu datang dan pergi tanpa mau tanda tangan

Kalau tamu Anda datang dan pergi tanpa tanda tangan, itu mungkin karena buku tamu Anda sangat membosankan. Pilihlah buku dengan dekorasi menarik. Atau berilah hiasan di meja sekitar. Mungkin sediakan kolom kata-kata selamat menempuh hidup baru dari para undangan yang datang.

 

 
Sumber: emmalinebride.com

9 Kesalahan Penganggaran Pernikahan yang Harus Anda Hindari

Salah satu bagian paling sulit dari perencanaan pernikahan adalah menetapkan anggaran. Ada banyak inspirasi pernikahan yang tersedia di luar sana dan mungkin Anda tergoda untuk menggunakan ini dan itu sehingga anggaran Anda membengkak. Berikut ini adalah beberapa kesalahan penganggaran pernikahan yang sebisa mungkin harus Anda hindari.

1. Membooking vendor sebelum membuat anggaran

Anda tidak boleh mem-booking vendor apapun jika Anda belum membuat anggaran pernikahan Anda karena jika Anda belum tahu pasti berapa banyak anggaran Anda bisa-bisa malah vendor tersebut tidak sesuai dengan anggaran Anda nantinya.

2. Mengundang setiap orang yang pernah Anda temui

Mengundang terlalu banyak tamu akan sangat mempengaruhi anggaran Anda. Untuk setiap tamu yang Anda undang ke pernikahan Anda, Anda akan menambah biaya keseluruhan secara eksponensial. Setiap undangan akan menambah satu kursi, satu undangan, satu set piring, makanan, souvenir, dll. Dan untuk setiap 8-10 tamu Anda harus menambah meja, kain penutup meja, hiasan meja, dan masih banyak lagi. Pastikan Anda tak mengundang terlalu banyak tamu.

3. Membeli souvenir dekoratif yang sangat mahal

Banyak souvenir dekoratif yang harganya mahal tapi tidak bisa dimanfaatkan. Lebih baik gunakan souvenir yang sederhana tapi bermanfaat dan harganya juga jauh lebih terjangkau.

4. Membeli gaun pernikahan yang sangat mahal

Tidak ada alasan untuk menghabiskan uang membeli gaun pernikahan super mahal yang hanya akan Anda kenakan sekali seumur hidup. Jika memang Anda suka dengan desainer tertentu, pertimbangankan untuk membeli gaun seken. Membeli di toko lokal juga bisa jauh lebih murah. Dan lebih baik lagi jika Anda menyewa.

5. Tidak menyisihkan dana cadangan untuk kebutuhan darurat

Sangat penting bagi Anda untuk menyisihkan dana cadangan untuk biaya yang membengkak, meliputi biaya pengiriman, biaya tambahan, pemotongan kue, pajak, dll.

6. Mengirim undangan yang terlalu berat atau terlalu lebar

Jika undangan Anda terlalu berat atau terlalu lebar, dipastikan ongkos kirimnya akan bertambah. Sebaiknya Anda memilih undangan pernikahan tradisional yang lebih ringan dan sederhana sehingga Anda tak perlu membayar ongkos kirim tambahan.

7. Menggunakan bunga yang tidak musim atau jarang ada

Anda menyukai bunga tertentu untuk buket atau hiasan karena ingin tampil beda. Tapi jika bunga tersebut tidak sedang musimnya, atau jika bukan bunga lokal dan jarang ada, maka harganya pasti akan membengkak. Pilihlah bunga-bungaan yang sedang musim agar biaya bisa ditekan.

8. Tidak menganggarkan untuk rencana backup

Misal Anda merencanakan pesta outdoor, pastikan Anda telah menganggarkan juga untuk rencana backup apabila cuaca menjadi tidak mendukung. Dalam situasi seperti ini, tentu Anda butuh gedung cadangan atau peralatan penutup yang menunjang sehingga pesta tetap bisa berlangsung.

9. Membooking di akhir pekan pada musim puncak pernikahan

Ada bulan-bulan tertentu dalam setahun yang menjadi musim puncak pernikahan. Memesan vendor pada musim itu, apalagi pada akhir pekan, dijamin akan sangat mahal. Jika bisa, booking-lah di off-season untuk menghemat anggaran Anda.

 

 

Sumber: weddings.about.com