Tips Aman dan Sehat Makan Daging

Anda suka makan daging? Daging memang memiliki banyak kandungan protein yang baik untuk tubuh, antara lain untuk menurunkan berat badan, memelihara otot, dan membentuk otot. Namun, bukan berarti kita harus makan sangat banyak daging ya… karena terlalu banyak konsumsi daging juga bisa berbahaya untuk kesehatan. Berikut ini adalah tips sehat dalam mengkonsumsi daging.

1. Pilih daging unggas, ikan, dan telur sebagai sumber utama protein hewani.

Telur memiliki kandungan protein tertinggi dan daging unggas serta ikan lebih tidak berlemak jika dibandingkan dengan sapi atau babi.

2. Batasi daging kaya lemak seperti daging sapi dan babi hanya sekali atau dua kali per minggu.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging merah berpengaruh terhadap terjadinya kanker usus besar.

3. Jangan sarapan dengan daging

Lebih baik pilih telur untuk sarapan karena telur mengandung lebih banyak protein. Namun, boleh kok Anda makan daging waktu sarapan sekali seminggu.

4. Hindari daging olahan

Daging olahan biasanya diberi pengawet dan tinggi natrium.

5. Rendam daging agar potongan daging lebih empuk

Cara terbaik untuk mengempukkan daging adalah mencampurkan perasan jeruk lemon atau cuka ke dalam bumbu.

6. Pilih daging yang bebas hormon atau diberi makan rumput, jika memungkinkan

Memang secara anggaran, makan daging tanpa hormon bisa jadi lebih mahal. Tapi hal ini kini sudah menjadi sebuah tren di beberapa tempat, yang meningkatkan persaingan dan menurunkan harga.

7. Beli daging dari peternak atau tukang daging lokal

Sebagian besar daging di supermarket berasal dari pabrik pengemasan daging nasional. Dengan membeli di peternak atau tukang daging lokal, Anda tahu persis daging tersebut berasal dari mana dan sudah berapa lama dilakukan pemotongan terhadap daging tersebut.

8. Hindari memasak daging dengan menggoreng

Hal ini menambah banyak kalori ekstra. Cara yang sehat untuk mengoleh daging adalah dipanggang dengan api langsung menggunakan alat grilling, dipanggang di oven, dipanggang di wajan terbuka, atau dipanggang dengan suhu tinggi.

9. Tetapkan satu waktu makan tanpa daging per hari

Dapatkan protein Anda melalui kacang-kacangan, biji-bijian dan sayuran

10. Ketika makan di luar, pilih hidangan ayam atau ikan

Terlepas dari pengolahan yang digoreng, ikan dan ayam memiliki lebih sedikit lemak dan kalori tapi dengan kandungan protein yang sama.

11. Makan porsi daging Anda dengan banyak sayuran

Biasanya daging diberi makanan pendamping yang penuh kalori. Jika bisa, pilihlah sayuran agar lebih sehat.

 

 

Sumber: healthyeater.com

Etiket Makan dengan Sumpit

Setelah sebelumnya dijelaskan bagaimana cara memegang dan makan dengan sumpit, kita sekarang akan lanjut membahas mengenai etiket dalam menggunakan sumpit.

 

Tata Cara Berbagi Makanan

Seringkali ketika makan di meja makan Asia (baik di rumah atau di restoran), kita harus berbagi piring besar makanan. Sangat tidak sopan jika Anda mengambil makanan bersama menggunakan sumpit yang telah masuk ke mulut Anda.

Jika ingin berbagi makanan, Anda punya dua pilihan:

– Gunakan sumpit umum yang tida pernah menyentuh mulut Anda

– Gunakan ujung lain dari sumpit yang tidak digunakan untuk makan, yaitu bagian yang berujung lebar.

 

Tata Cara Meletakkan Sumpit Ketika Tidak Sedang Digunakan

Aturan menggunakan sumpit tidak berhenti begitu saja ketika Anda selesai makan. Setiap masyarakat memiliki aturan yang sedikit berbeda, namun secara umum:

– Jangan menempelkan sumpit Anda dalam posisi tegak tegak di dalam makanan Anda. Ini dipandang sebagai pertanda buruk dan mengingatkan akan dupa di pemakaman.

– Jangan menusuk makanan Anda dengan ujung sumpit Anda. Memang ini cara paling mudah menggunakan sumpit ketika Anda gagal mempelajari cara makan yang benar. Tapi tindakan ini dianggap sangat tidak sopan.

– Jangan memberikan makanan dari sumpit ke sumpit. Hal ini selain tidak sopan dan merupakan protokol pemakaman, juga dianggap membawa pertanda buruk.

– Jangan menyilangkan sumpit Anda. Jika Anda selesai makan, baringkan sumpit di sisi hidangan sebelah kiri.

– Tidak menunjuk pada orang-orang dengan sumpit Anda. Secara umum, menujuk orang bukanlah budaya Asia.

 

Jika Makan Nasi, Anda Harus Mau Menggali Lebih Dalam

Jika ada semangkuk nasi di depan Anda dan Anda hanya diberi sumpit untuk memakannya, Anda pasti akan merasa seperti mandi tanpa gayung. Yang perlu Anda tahu, sangat normal untuk mengangkat mangkok dan melatakkannya di depan mulut Anda. Jadi, Anda bisa makan dalam posisi dekat. Anda tidak akan terlihat bodoh; malah Anda akan terlihat berpengalaman!

Jangan menggunakan sumpit untuk ‘menyekop’ makanan ke dalam mulut Anda seperti manusia gua, tapi dekatkan mangkuk ke mulut untuk mencegah nasi berhamburan ke luar di sekitar area makan Anda. Jepang memiliki sedikit aturan ketat mengenai hal ini. Jika Anda berada di Cina atau Vietnam, misalnya, Anda mungkin masih bisa ‘menyekop’ nasi Anda dengan sumpit.

 

 

 

Sumber: www.wikihow.com

6 Tips Buka Puasa Sehat

Ramadan adalah bulan yang suci bagi umat Islam. Selama 30 hari penuh, umat Islam akan melaksanakan puasa. Nah, bagi kebanyakan kita, saat buka puasa selalu dijadikan sarana ‘balas dendam’. Kita suka makan ini makan itu tanpa mempertimbangkan pengaruhnya terhadap kesehatan. Tentu ini harus dihindari.

Pada artikel kali ini, akan dibagi tips mengenai tips berbuka puasa yang sehat selama Ramadan.

1. Buka puasa Anda dengan memakan dua biji kurma.

Kurma memiliki rasa manis sehingga pas untuk berbuka. Hal ini perlu Anda lakukan khususnya ketika Anda merasa pusing karena kadar gula darah yang rendah selama puasa.

2. Minum air putih

Pastikan Anda minum air putih dengan jumlah yang cukup. Hal ini akan membantu Anda menghindari dehidrasi dan menyediakan cairan yang penting untuk tubuh Anda.

3. Makan sup

Sup adalah makanan yang sangat diperlukan saat berbuka puasa. Mengapa demikian? Sup yang mengandung banyak air akan membantu mempersiapkan perut untuk memakan makanan lainnya serta membantu mengisi beberapa cairan tubuh yang hilang pada siang hari.

4. Makan sayur

Mengapa sayur harus selalu ada bahkan saat berbuka puasa? Sayur memiliki kandungan vitamin, mineral, dan serat yang banyak. Semakin berwarna sayur yang Anda makan, semakin sehat tubuh Anda. Selain itu, sayur memberi sensasi kenyang pada perut sehingga Anda bisa memakan lebih sedikit menu utama nantinya.

5. Makan makanan utama secukupnya saja

Dengan memakan makanan utama dalam porsi yang secukupnya saja Anda akan terhindar dari rasa kekenyangan dan yang lebih penting lagi, berat badan Anda akan terjada. Makanan utama ini harus mengandung karbohidrat, yang meliputi nasi, pasta, dan kentang serta mengandung protein, yang meliputi daging sapi, ayam atau ikan, selain sayuran yang dimasak.

6. Kesederhanaan adalah kunci dalam buka puasa

Nikmatilah buka puasa Anda tapi tetap dengan mengontrol makanan yang Anda makan. Hal ini bertujuan agar Anda tetap sehat dan bugar menjalani puasa serta menjaga agar berat badan Anda tidak naik.

 
Sumber: www.nestle-family.com

Tips Mengatasi Kepedasan Saat Makan di Restoran

Anda mungkin boleh tak suka pedas tapi makanan pedas memang selalu menarik untuk dicoba. Anda tak akan berhenti sampai mulut terasa seperti terbakar. Ketika sedang makan di restoran atau tempat makan, kira-kira pertolonga pertama apa yang bisa Anda lakukan untuk meredakan mulut Anda yang terbakar karena rasa pedas ini? Baca artikel di bawah ini untuk berjaga-jaga.

1. Susu

Produk susu sangat baik untuk meredakan rasa panas di mulut karena cabai. Semakin kental susu itu, semakin baik. Pesanlah satu gelas susu untuk minuman Anda (bila ada). Kalau tak ada susu, olahan susu lainnya juga bisa dimanfaatkan, seperti mentega, yogurt, atau keju. Minum satu gelas susu begitu mulut Anda terbakar. Kasein protein susu yang terkandung dalam susu bisa memecah capsaicin yang menyebabkan sensasi terbakar.

2. Olahan roti

Jika Anda memesan roti, manfaatkanlah untuk mengobati rasa pedas ini. Karbohidrat tepung dalam roti akan menciptakan penghalang antara mulut Anda dan capsaicin serta menyerap rasa sakit dan menyengat dari sensasi pedas tersebut.

3. Gula

Biasanya jika Anda memasan kopi, akan ada gula tambahan. Makanlah gula tersebut dan diamkan dalam mulut Anda selama beberapa saat sebelum ditelan atau diludahkan.

4. Jeruk nipis

Nah, jeruk nipis selalu disertakan di hampir setiap masakan Indonesia yang pedas. Sesap jeruk nipis dan kandungan asamnya akan membantu mentralisasi capsaicinoid basa.

5. Jus dari tomat, nanas, atau buah asam lainnya

Ini gampang. Anda bisa pesan jus nanas atau tomat misalnya. Dan tinggal menenggaknya. Dan dalam sekejap rasa terbakar di mulut Anda akan hilang.

 

 

Sumber: thesecretyumiverse.wonderhowto.com

Habis Makan Bawang? Ini Tips Mengembalikan Kesegaran Mulut Anda

Dalam makanan Indonesia, bawang putih tentu tak bisa dipisahkan dari dalam resepnya. Sayangnya, bau yang tertinggal di mulut setelah mengkonsumsi bawang putih sangatlah tak sedap. Jika Anda makan di rumah, Anda bisa tinggal ke kamar mandi dan segera gosok gigi lalu berkumur dengan obat kumur. Jika di restoran atau tempat makan, apa yang harus Anda lakukan? Check this out!

1. Peterseli/Kemangi

Peterseli biasanya hanya tampak seperti dekorasi makanan Anda saja. Tapi, jika dalam suatu makanan yang mengandung bawang putih terdapat hiasan peterseli, Anda harus memakannya paling akhir. Kunyahlah untuk membersihkan langit-langit mulut Anda. Hal ini juga sama dengan kemangi yang sering disertakan dalam setiap penyajian makanan Indonesia.

2. Jeruk

Sehabis makan bawang, Anda bisa memesan hidangan penutup yang mengandung jeruk. Kalau tak ada, ya pesan saja es jeruk. Kandungan vitamin C dalam jeruk bisa mengusir bau tak sedap dari bawang.

3. Lemon/Jeruk nipis

jus lemon

Sama halnya dengan jeruk, kandungan vitamin C-nya lemon dan jeruk nipis juga sangat tinggi. Di beberapa masakan Indonesia, kadang disertai dengan jeruk nipis untuk perasan. Nah, sisihkan jeruk ini dan baru gunakan setelah makanan berbau bawang Anda habis. Caranya, dengan menghisap. Memang sangat asam tapi hasilnya sangat manjur.

4. Mint

Semua orang percaya bahwa mint adalah pembunuh bau paling efektif. Jadi, kemanapun Anda pergi, begitu juga ketika mau makan di restoran, jangan lupa bawa permen mint and permen karet mint. Dijamin deh pasti bau bawang yang baru Anda makan langsung minggat jika kena mint. Atau, Anda bisa juga mengunyah daun mint yang biasanya dijadikan dekorasi minuman atau makanan penutup.