Olahraga Saat Anda Sedang Haid

Jika Anda merasa bahwa terjadi fluktuasi tingkat kebugaran sepanjang siklus bulanan Anda, hal ini memang benar adanya. Hormon sangat berpengaruh terhadap tingkat energi, kekuatan, stamina, kemungkinan cedera serta bagaimana tubuh Anda merespon latihan, secara keseluruhan.

Jika Anda ingin mendapatkan hasil maksimal sepanjang bulan, berikut ini adalah tips olahraga saat Anda sedang haid.

 

Ketika Anda Sedang Haid (Hari 1 – 7)

Olahraga yang tepat: yoga, berjalan

Tidak ada alasan untuk berhenti olahraga pada saat haid. Jika Anda merasa fit, Anda bisa melakukan jadwal olahraga rutin Anda. Namun, jika Anda tidak begitu fit, Anda bisa melakukan jenis olahraga yang lebih ringan, seperti yoga dan berjalan atau bersepeda santai.

Dan ingat, perbanyak minum karena wanita dengan haid yang deras akan kehilangan lebih banyak cairan, yang dapat membuat Anda merasa pusing ketika Anda berdiri dengan cepat, seperti saat vinyasa yoga.

 

Minggu Pertama Haid (Hari 8 – 14)

Olahraga yang tepat: latihan kekuatan, high-intensity interval-training

Ketika haid berhenti, tingkat testosteron dan estrogen Anda naik. Karena testosteron dapat membantu Anda menambah massa otot dan estrogen membangun jaringan ikat yang mengikat otot Anda ke tulang, inilah saat yang tepat untuk membentuk badan.

Sebuah penelitian menunjukkan perempuan bisa mendapatkan lebih banyak otot ketika latihan selama paruh pertama siklus mereka dibandingkan paruh kedua. Jadi inilah kesempatan Anda. Untuk itu, jika Anda ingin olahraga di tempat kebugaran mewah, inilah saatnya. Cobalah latihan hardcore seperti bersepeda dalam ruangan, boot camp, atau high-intensity interval-training.

 

Minggu Ketiga dari Siklus Anda (15 – 21)

Olahraga yang tepat: barre, Pilates

Setelah hari ke-14, estrogen menurun, begitu juga dengan energi Anda. Hal ini bisa membuat Anda rawan menyebabkan robekan pada ligamen dan tendon serta cedera lainnya. Memang hal ini masih belum terbukti 100%, tapi lebih baik Anda bermain aman.

Anda bisa memilih olahraga berbasis lantai yang diawasi, seperti Pilates atau barre. Jika Anda biasanya ikut kelas kebugaran, pelankan ritme Anda dengan melakukan latihan sendiri. Karena stamina menurun minggu ini, cardio lambat dan stabil bisa menjadi pilihan tepat. Atau Anda bisa istirahat beberapa hari pada minggu ini.

 

Seminggu Sebelum Haid (22 – 29)

Olahraga yang tepat: power yoga, indoor cycling

Tubuh Anda kembali segar dengan lonjakan progesteron. Namun, beberapa perempuan juga mengalami kram parah, mood yang buruk, payudara yang lembek, retensi cairan. Pada minggu ini, terjadi kenaikan suhu tubuh hingga 1 derajat yang mempengaruhi kinerja Anda, tetapi bisa membantu Anda berkeringat lebih cepat.

Karena olahraga akan memberi Anda endorphin alami yang tinggi, hal ini dapat meningkatkan mood Anda dan benar-benar membuat Anda merasa lebih baik selama periode PMS. Anda bisa melakukan yoga, tapi dengan kelas yang lebih berat, seperti vinyasa atau power yoga yang akan menaikkan detak jantung Anda. kelas bersepeda dalam ruangan dapat membantu Anda mengeluarkan banyak keringat.

 

 

Sumber: www.cosmopolitan.com

5 Tips Olahraga untuk Ibu yang Bekerja

Jika Anda bekerja dan mempunyai bayi, tentu Anda akan menjadi sangat repot. Dan tentu, Anda bisa jadi tak sempat berolahraga. Tapi, itu bukan alasan untuk tidak berolahraga. Berikut ini adalah tips olahraga untuk ibu yang bekerja.

 

1. Olahraga bersama anak

Olahraga bersama anak

Ini bukan hal yang mudah, memang. Anak Anda akan cerewet bertanya “Apa yang mama lakukan?” dll. Tapi olahraga dengan anak bisa menjadi sarana bonding yang baik. Anda dan anak bisa ikut kelas yoga bersama. Anda bisa lari-lari bersama anak Anda tapi tentu anak cukup mengikuti saja. Ketika Anda sedang melakukan gerakan-gerakan olahraga, anak Anda akan mencoba menirukan dan pasti tidak merasa bosan.

2. Ikuti kegiatan anak Anda

Ikuti kegiatan anak Anda

Anak Anda sangat aktif bergerak kan? Anda bisa mengikuti mereka dan itu akan cukup untuk latihan cardio. Ketika anak sedang bermain di taman, Anda bisa memanfaatkan kursi dan permainan di taman untuk melakukan push up, pull up, crunches, atau latihan mudah lainnya. Atau jika Anda tak suka ke taman, Anda bisa bermain bola dengan anak Anda di halaman belakang rumah.

3. Maksimalkan waktu istirahat saat di kantor

Maksimalkan waktu istirahat saat di kantor

Jika Anda punya waktu sejam untuk istirahat makan siang, manfaatkan setengahnya untuk berolahraga. Anda tentu tak harus sangat berkeringat. Jalan cepat sudah cukup membuat badan Anda menjadi aktif. Jika istirahat Anda lebih singkat, Anda hanya perlu 15 menit untuk berjalan di sekitaran bangunan kantor.

4. Buatlah ukuran

Buatlah ukuran

Dibutuhkan disiplin untuk menetapkan waktu olahraga. Ada hari-hari ketika Anda tak ingin melakukannya. Jadi buatlah rencana dan bagikan dengan pasangan atau teman Anda agar mereka terus mengingatkan dan memotivasi Anda. Tuliskan semua rencana Anda. Hal ini juga penting agar Anda terhindar dari melakukan hal-hal tak penting, misalnya minum kopi sebelum anak-anak bangun atau 15 menit membuka Facebook.

5. Jangan terlalu keras pada diri sendiri

Jangan terlalu keras pada diri sendiri

Disiplin memang perlu tapi jika Anda terlalu memberi tekanan pada diri sendiri untuk bisa kembali ke berat badan sebelum melahirkan, kemungkinan besar Anda malah akan gagal. Kehidupan Anda telah berubah, jadi cara berolahraga pun harus diubah. Ketika Anda sedang sibuk dan stres, letakkan kaki Anda dan bersantai. Ada saat ketika Anda benar-benar lelah dan tak merasa enak badan. Masih ada hari esok kok untuk mengurusi semua kebutuhan rumah tangga.
Sumber: www.activebeat.com