7 Macam Mie Terpopuler dari Asia

Sebagai salah satu negara Asia, mie memang telah menjadi bagian dari kuliner nusantara. Di manapun, sebagai pengganti nasi, atau bahkan mungkin dimakan bersama nasi, orang Indonesia akan memilih mie, entah itu mie goreng yang dijual di restoran atau pinggir jalan, mie instan, mie pangsit, atau jenis mie lainnya. Yang jelas, Indonesia juga sangat suka dengan mie dari daerah Asia.

Meskipun, di negara Barat juga ada mie, tapi Asia memiliki mie tersendiri. Mau tau apa saja jenis-jenis mie di Asia? Check this out!

1. Mie Soba

Mie Soba berasal dari Jepang, secara tradisional dimakan pada malam tahun baru sebagai simbol umur panjang. Mie ini terbuat dari tepung soba. Rasanya pedas dan teksturnya sedikit kenyal. Mie ini biasanya disajikan dalam kuah ataupun salad mie.

2. Mie Udon

Mie udon adalah mie Jepang yang paling tebal, terbuat dari tepung terigu, garam, dan air. Untuk mendapatkan tekstur kenyal dari mie, tak jarang pembuat udon harus menguleni adonan udon yang kaku dengan kaki mereka. Mie ini paling sering disajikan dalam sup berkaldu, umumnya dibumbui dengan mirin dan kecap.

3. Mie Ramen

Mie ramen memang tersedia dalam bentuk instan, tapi yang dibahas di sini adalah yang segar. Mie ramen segar terasa kenyal ketika digigit. Mi ini terbuat dari tepung terigu, telur, dan garam. Ada banyak jenis mie ramen, mulai dari yang bergelombang hingga lurus, dari yang tipis ke tebal, dan masih banyak lagi. Meskipun hidangan ini berasal dari Cina, mie ini menjadi populer di Jepang pada akhir 1800-an dan sekarang bisa ditemukan dimapun di Jepang.

4. Mie Sohun

Sohun adalah mi yang memiliki tekstur tembus pandang. Mie ini terbuat dari kacang hijau, ubi, atau pati kentang, yang berarti mie ini alami dan bebas gluten. Mie ini cukup serbaguna dan digunakan dalam berbagai masakan Asia Timur, termasuk Korea, Thailand, dan Vietnam.

5. Mie Bihun

Mie yang digunakan dalam pho Vietnam ini juga umum digunakan di Cina, Thailand, dan Malaysia. Terbuat dari beras dan air, mie ini alami dan bebas gluten. Mie ini tersedia dalam bentuk kering dan basah.

6. Lo Mein

Kata ‘Lo Mein’ berasal dari istilah Kanton yang artinya mi yang diaduk atau dilempar. dengan kepercayaan populer, mie gandum ini tidak digoreng dengan diaduk-aduk, tapi dilempar bersama saus setelah direbus. Mie ini biasanya dicampur dengan daging, seafood, atau sayuran.

7. Mie Wonton

Mie China ini berwarna kuning dan bertekstur kenyal karena penambahan telur dalam adonan. Mie ini cocok untuk makanan seperti kari dan makanan bersaus lainnya.

 

Rasakan mie yang enak hanya di restoran rekomendasi brainlisting.

 

Sumber: blog.blueapron.com

Manfaat Minum Teh untuk Kesehatan Anda

Ketika sedang makan di depot, seringkali kita memesan es teh untuk minuman. Es teh memang telah menjadi bagian yang sangat erat dengan masyarakat kita. Tak hanya dalam bentuk minuman dingin, teh juga sering dinikmati dalam bentuk minuman hangat atau panas, baik dengan atau tanpa gula.

Tahukah Anda bahwa teh favorit Anda memiliki banyak manfaat kesehatan? Berikut ini adalah beberapa manfaat teh yang bisa Anda dapatkan:

1. Menurunkan kolesterol

Berdasarkan penelitian, teh bisa menurunkan kolesterol. Teh diperkirakan mampu bekerja menghambat penyerapan kolesterol dari usus besar. Berbagai jenis teh tersedia dengan kemampuan yang berbeda-beda dalam hal menurunkan kadar kolesterol.

2. Menurunkan level kortisol

Kortisol adalah hormon stres yang memberikan kontribusi untuk lemak perut dan membuat kulit Anda menua dengan lebih cepat. Salah satu penelitian terbaru menyarankan empat cangkir teh per hari untuk menurunkan kadar kortisol, sehingga memperlambat proses penuaan dan mencegah pelebaran bagian tengah tubuh Anda.

3. Anti-inflamasi

Senyawa aktif dalam teh dapat membantu menurunkan tingkat peradangan dan reaksi inflamasi. Peradangan juga dapat menyebabkan tubuh Anda menyimpan air sehingga membengkak. Untuk mengempiskan tubuh Anda, konsumsilah teh secara teratur. Konsumsi teh hijau secara teratur juga bisa mencegah penyakit jantung.

4. Meningkatkan memori dan fokus

Penelitian mendalam telah menunjukkan bahwa kombinasi kafein dan L- Theanine, asim amino yang terjadi secara alamiah dan ditemukan dalam teh, mampu meningkatkan memori sekaligus fokus dan konsentrasi. Minumlah secangkir teh sebelum rapat misalnya, agar pikiran Anda tajam atau sebelum tes agar konsentrasi dan fokus Anda meningkat.

5. Mengurangi risiko stroke

Minum setidaknya tiga cangkir teh hijau atau hitam per hari mampu menurunkan 21 persen risiko stroke. Mulailah dari sekarang minum teh secara teratur.

 

Sumber: www.mindbodygreen.com

Apa Sih Latte Art Itu?

Kalau Anda memesan kopi jenis Latte, tentu Anda taka sing lagi dengan suguhan foam di atas kopi yang dibentuk menjadi bermacam-macam kreasi lukisan. Ada yang berbentuk bunga, kepala hewan, kepala manusia, tulisan nama, dan masih banyak lainnya. Selain karena rasanya yang enak, terutama bagi mereka yang tak begitu suka kopi pahit, latte art atau seni latte ini tentu menjadi atraksi yang menarik. Apalagi jika Anda diberi kesempatan untuk melihat langsung proses pembuatan latte tersebut.

Latte art adalah metode mempersiapkan kopi yang dibuat dengan menuangkan susu yang telah dikukus ke dalam satu shot espresso. Cara ini akan menghasilkan pola atau desain pada permukaan latte yang dihasilkan. Selain cara tersebut, desain juga bisa dibuat dengan dengan hanya “menggambar” di lapisan atas foam. Latte art sangat sulit dibuat secara konsisten karena semuanya ditentukan oleh kondisi kopi dan susu yang digunakan.

Selain itu, pengalaman barista dan kualitas mesin espresso juga menentukan kualitas latte art yang dihasilkan. Cara penuangan yang disebutkan sebelumnya menjadi tantangan tersendiri bagi para barista dan seniman latte.

 

Sejarah Latte Art

Latte art dikembangkan secara independen di berbagai negara, setelah pengenalan espresso dan pengembangan microfoam. Semakin marak ketika kombinasi crema dan microfoam diketahui bisa menghasilkan pola. Seni ini dipercaya bermula di Italia.

Di Amerika Serikat, seni latte dikembangkan di Seattle pada 1980-an dan 1990-an, dan terutama dipopulerkan oleh David Schomer. Pada tahun 1989, Schomer’s Espresso Vivace telah populer dengan latte bentuk hatinya. Pola roset kemudian dikembangkan oleh Schomer pada tahun 1992, menciptakan teknik berdasarkan foto yang dia lihat di Cafe Mateki di Italia.

 

Teknik Latte Art

Latte art membutuhkan espresso produksi pertama dengan crema dan microfoam, yang kemudian digabungkan untuk membuat latte art. Sebelum susu ditambahkan, satu shot espresso harus memiliki permukaan coklat krem, emulsi yang dikenal sebagai crema. Karena busa/foam susu mengembang ketika bertemu dengan lapisan coklat atau merah dari shot espresso, terciptalah kontras dan desain bisa dibuat di atasnya. Jika susu dan kopinya pas, dan pitcher digerakkan selama penuangan, busa akan naik untuk membuat pola di permukaan. Atau, pola dapat terukir dengan stik setelah susu habis dituangkan.

Banyak kontroversi beredar bahwa kebanyakan barista akhirnya terlalu fokus pada latte art dan mengesampingkan hal yang lebih penting, seperti rasa misalnya.

Kalau Anda, bagaimana? Apakah latte art termasuk hal yang membuat Anda ingin ngopi? Jika ingin tahu lebih banyak tentang latte art, Anda bisa mencicipinya di beberapa café pilihan brainlisting.

 

 

Sumber: wikipedia.com

Khasiat dan Nutrisi Cumi-Cumi

Anda suka makan cumi-cumi? Memang makanan laut ini sangat enak dan menggiurkan. Apalagi jika ditambah dengan bumbu-bumbu yang sedap dan dimasak dengan cara yang tepat. Meskipun tidak baik jika dikonsumsi berlebih, cumi-cumi juga memiliki banyak nutrisi penting, seperti berikut ini.

1. Tembaga

Cumi-cumi mengandung tembaga yang cukup yang memenuhi 90% dari kebutuhan tubuh. Tembaga sangat penting untuk menyerap, menyimpan dan membantu metabolisme zat besi serta merangsang pembentukan sel darah merah.

2. Selenium

Cumi-cumi mengandung banyak selenium yang mampu mengurangi gejala arthritis dan mengendalikan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

3. Protein

Protein yang ditemukan di cumi-cumi sangat bermanfaat bagi kesehatan fungsi tubuh manusia. Konsumsi cumi-cumi sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan kulit, otot, rambut dan kuku.

4. Vitamin B2 (riboflavin)

Cumi-cumi mengandung banyak sekali B2 (riboflavin) yang baik untuk mengurangi frekuensi dan durasi migrain. Penelitian menunjukkan bahwa suplemen riboflavin adalah obat yang baik untuk pencegahan migrain.

5. Fosfor

Sama halnya dengan ikan dan udang, cumi-cumi juga mengandung banyak fosfor yang diperlukan untuk merangsang kalsium dan membangun tulang dan gigi.

6. Vitamin B12

Sebagai sumber vitamin B12, cumi-cumi dikenal mampu menurunkan kadar homosistein dalam tubuh, yang jika tidak diturunkan dapat meningkatkan laju stroke dan serangan jantung.

7. Vitamin B3

Dengan pasokan vitamin B3-nya yang tinggi, cumi-cumi mampu membantu menstabilkan kadar gula dalam darah.

8. Seng

Cumi-cumi sangat kaya akan seng yang baik untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Bagi yang menderita defisiensi seng, bisa banyak-banyak mengkonsumsi cumi-cumi untuk mencegah serangan organisme yang merusak tubuh.

 
Sumber: www.foodofy.com

Cara Makan dengan Pisau dan Garpu Ala Eropa

Cara makan dengan menggunakan pisau dan garpu memang bukan kebudayaan asli Indonesia. Cara makan dengan dua alat ini dipengaruhi oleh dua daerah, yaitu Eropa dan Amerika. Mengerti tentang cara makan yang benar akan sangat membantu, khususnya ketika Anda menghandiri suatu acara formal, misalnya makan malam dengan rekan bisnis atau pesta.

Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai tata cara makan dengan pisau dan garpu ala orang Eropa.

1. Anda harus tahu bahwa garpu berada di sisi kiri piring dan pisah di sisi kanan piring.

Jika di meja makan Anda terdapat lebih dari satu garpu, itu artinya garpu terluar adalah untuk salad dan satunya lagi untuk hidangan utama. Selain itu, secara ukuran kedua garpu ini juga berbeda, dengan garpu hidangan utama yang biasanya berukuran lebih besar.

2. Untuk memotong makanan di piring Anda, angkat pisau dengan tangan kanan Anda

Cara memegang pisau adalah dengan menggenggamnya pada bagian pegangan pisau. Posisi jari telunjuk lurus dan menempel pada bagian tumpul pisau, tepatnya agak mendekati bagian pegangan pisau. Sementara itu, ibu jari kanan menopang pisau dari samping. Ujung bagian bawah pegangan pisau harus menyentuh dasar telapak tangan Anda. Bagi Anda yang kidal, Anda cukup mengganti posisi tangan saja.

3. Peganglah garpu dengan tangan kiri

Bagian jari-jari garpu menghadap ke piring. Jari telunjuk dalam keadaan lurus, dan menekan pada bagian belakang garpu, hampir mendekati kepala garpu. Tapi jangan terlalu dekat karena nanti Anda malah rawan menyentuh makanan dengan tangan Anda. Keempat jari lainnya menggenggam garpu, seperti halnya pada cara memegang pisau tadi. Dan lagi, bagi Anda yang kidal, Anda cukup mengganti posisi tangan saja.

4. Tekuk pergelangan tangan Anda sehingga dua jari telunjuk menunjuk ke arah piring Anda

Hal ini juga akan membuat pisau dan garpu juga terarah ke piring. Siku Anda harus rileks dan tidak boleh terangkat atau terasa tak nyaman. Pada acara formal, tangan memang harus menempel terus pada meja. Namun, menggunakan pisau garpu dan dalam suasana informal, Anda boleh lebih bebas.

5. Tahan makanan dengan garpu dengan memberikan tekanan melalui jari telunjuk

Jika Anda sedang memotong makanan, posisikan pisau di dekat dasar garpu dan potong makanan dengan gerakan menggergaji. Makanan seperti pasta biasanya sangat mudah dipotong tapi makanan kenyal seperti daging biasanya membutuhkan usaha ekstra. Biasanya, Anda hanya disarankan untuk memotong sebanyak satu atau dua gigitan dalam satu waktu.

6. Bawa potongan makanan yang sangat kecil ke mulut Anda dengan garpu

Pada saat membawa makanan ini, pastikan lengkungan jari-jari garpu menghadap ke bawah. Bagian belakang garpu akan berada di atas begitu makanan sampai di mulut Anda.

 
Sumber: www.wikihow.com

5 Manfaat Kesehatan dari Yogurt

Apakah Anda termasuk penggemar yogurt? Nah, mulai saat ini Anda harus lebih banyak mengkonsumi yogurt karena minuman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kita. Apa saja manfaat kesehatan itu? Baca artikel ini sampai tuntas ya.

1. Mencegah osteoporosis

Gizi yang cukup memainkan peran utama dalam pencegahan dan pengobatan osteoporosis, dan mikronutrien yang paling penting adalah kalsium dan vitamin D. Banyak produk susu, termasuk yogurt, dibuat dengan menambahkan vitamin D.

2. Mengurangi risiko tekanan darah tinggi

Sebuah studi baru-baru, yang diikuti lebih dari 5.000 lulusan universitas Spanyol selama sekitar dua tahun, menemukan hubungan antara asupan susu dan risiko tekanan darah tinggi. Orang yang makan 2-3 porsi susu rendah lemak sehari (atau lebih) mengalami penurunan risiko sebanyak 50% dibandingkan mereka yang tidak menerima asupan apapun. Meskipun sebagian besar susu rendah lemak yang dikonsumsi oleh subyek penelitian adalah susu, peneliti dari Harvard School of Public Health percaya yogurt rendah lemak kemungkinan akan memiliki efek yang sama.

3. Menyehatkan usus

Yogurt dengan kultur aktif dapat membantu kondisi pencernaan tertentu, termasuk: intoleransi laktosa, sembelit, diare, kanker usus besar, penyakit radang usus, dan infeksi H. pylori. Manfaat pada usus ini dikarenakan adanya perubahan mikroflora usus, waktu yang dibutuhkan makanan untuk mencapai usus, serta peningkatan sistem kekebalan tubuh.

4. Mencegah infeksi Mrs V

Yogurt dengan kultur aktif dapat membantu infeksi Mrs V yang disebabkan oleh jamur atau ragi. Dalam sebuah penelitian kecil, tujuh wanita diabetes dengan vaginitis Candida kronis mengkonsumsi 6 ons yogurt beku berpemanis aspartame setiap harinya (dengan atau tanpa kultur aktif).
Meskipun sebagian besar wanita memiliki kontrol gula darah yang buruk selama penelitian, pH Mrs V (ukuran keasaman atau kebasaan) dari kelompok wanita yang makan yogurt dengan kultur aktif turun 6,0-4,0 (pH normal adalah 4,0-4,5). Wanita-wanita ini juga melaporkan penurunan infeksi Candida. Para wanita yang makan yogurt tanpa kultur aktif tetap berada pada pH 6,0.

5. Membantu Anda merasa kenyang

Dalam suatu penelitian, yogurt—baik dalam bentuk semi padat atau cair—terbukti lebih menimbulkan rasa kenyang dan mengurangi lapar jika dibandingkan dengan snack lain yang dimakan dalam penelitian tersebut, antara lain minuman susu rasa peach dan jus peach.

 

 
Sumber: www.webmd.com

Budaya Minum Kopi di Indonesia

Sebagai negara pengekspor kopi ketiga di dunia setelah Brazil dan India, Indonesia tentu memiliki budaya minum kopi yang layak disorot. Namun, ketika membicarakan budaya Indonesia, tentu tak akan semudah membicarakan budaya Jepang, misalnya. Di sini, ada banyak suku dan ras serta agama, yang membuat budaya antar masing-masing daerah sangat berbeda.

Cara pengolahan dan adab minum kopi di Jawa mungkin akan berbeda dengan Sumatra. Ya, karena pengaruh budaya luar juga diserap dan dijadikan sebagai bumbu dalam masing-masing budaya. Menurut ahli kuliner William Wongso, budaya tertentu di Sumatera (khususnya Aceh, Medan di Sumatera Utara dan Pekanbaru di Riau) dan Kalimantan (terutama Pulau Bangka dan Pontianak di Kalimantan Barat) memiliki kesamaan dengan budaya di Singapura dan Malaysia.

Di wilayah tersebut, yang banyak dihuni oleh etnis keturunan Tionghoa, kopi biasanya dinikmati di kedai kopi tradisional. Metode populer melayani kopi di toko-toko ini adalah kopi tiam. Tiam artinya adalah kedai dalam dialek Cina Hokkien. Jadi kopi tiam artinya kedai kopi.

Di dalam kopi tiam, kopi diseduh melalui panci logam curam dengan kapas pemfilter dan disajikan dengan susu kental manis, susu cair, dan gula. Kopi tiam biasanya menggunakan biji Robusta yang dipanggang dengan minyak, margarin dan gula sampai tiga jam. Budaya kopi ini diwarisi dari nenek moyang mereka dari Hainan.

Di daerah lain seperti Aceh, minum kopi dirayakan di banyak kesempatan. Orang-orang Aceh menikmati nongkrong di kedai kopi dari pagi sampai tengah malam hanya untuk minum kopi. Budaya minum kopi di Aceh sangat kuat. Bahkan jika Anda mencari seseorang, Anda mungkin bisa menemukannya tengah nongkrong di kedai kopi.

Seperti itulah, Indonesia mempunyai banyak budaya, bahkan untuk minum kopi sekalipun.

 

 

 

Sumber: www.jakpost.travel

Sejarah Mi: Makanan Sederhana yang Mendunia

Di Indonesia, mi telah menjadi salah satu makanan pokok yang digemari di seluruh penjuru. Namun, ternyata, makanan yang kecil panjang dan berkuah ini bukan berasal dari Indonesia. Banyak versi beredar, dan banyak negara mengklaim sebagai penemu mi, antara lain China, Arab, dan Italia.

Lantas, negara mana sih yang sebenarnya penemu mi pertama? Baca kisahnya di bawah ini.

 

Siapa Penemu Mi?

Di antara banyaknya negara yang mengklaim sebagai penemu mi, tampaknya China-lah yang menang karena telah ditemukan catatan mengenai mi yang tertulis di sebuah buku. Nah, buku itu sendiri ditulis antara tahun 25 dan 220 di Cina.

Mie telah menjadi makanan pokok di banyak bagian dunia, setidaknya selama lebih dari 2000 tahun. Namun, pada tahun 2005, ditemukan mi tertua di sebuah mangkok terbalik yang tersegel, terkubur di bawah 3 meter sedimen di Qinghai, barat laut China. Para ilmuwan menyimpulkan bahwa mi panjang berawarna kuning yang berusia 4000 tahun itu terbuat dari broomcorn millet dan jawawut dan menunjukkan tingkat pengolahan makanan yang tinggi dan kecanggihan kuliner.

 

Perkembangan Mi

Sementara itu, mi kini telah berkembang menjadi beragam jenis di beragam asalnya. Dan tak peduli dari mana sebenarnya mi berasal, popularitasnya memang telah mendunia selama berabad-abad. Alasan mi sangat populer mungkin karena bahan pembuatannya yang murah, cukup mengenyangkan, sehat (jika dibuat dengan bahan alami dan aman), mudah disiapkan, bisa disajikan dingin atau panas, bisa disimpan bertahun-tahun, dan bisa diangkut dengan mudah.

Walaupun mi sendiri sebenarnya adalah karbohidrat, di kebudayaan tradisional jepang, mi dimakan bersama nasi. Begitu juga di Indonesia, dimana mi lebih sering dijadikan sebagai lauk ketimbang makanan utama. Mi pun telah disajikan dalam berbagai waktu makan, bahkan termasuk saat sarapan.

Berasal dari China, mi telah menjadi bagian yang kental dari budaya kuliner Jepang, biasanya sebagai alternatif makanan berbasis nasi. Soba, mie coklat tipis yang terbuat dari buckwheat, dan udon, mie gandum tebal, adalah mie tradisional Jepang, yang bisa disajikan panas atau dingin, dengan bumbu kedelai dashi. Mi gandum lain yang populer, yaitu Ramen, disajikan panas dalam kaldu daging.

Di Indonesia, bahkan mi instan telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Bahkan variannya menjadi sangat tak terbatas, dengan berbagai rasa, baik itu mi kuah ataupun goreng.

Dan tentunya, beberapa restoran pilihan brainlisting juga menyediakan berbagai pilihan hidangan mi yang mengundang selera makan.

 

 

Sumber: www.hakubaku.com

5 Chinese Food yang Paling Populer di Indonesia

Chinese Food sudah tersebar banyak di Indonesia, termasuk di Surabaya. Ragam masakan Tionghoa ini juga beragam. Ada restoran atau rumah makan yang menawarkan Chinese Food sebagai sajian utama dan ada pula yang hanya sebagai pelengkap. Apa saja Chinese Food yang paling populer di Indonesia? Baca artikel di bawah ini ya…

1. Kwetiau

Mi khas Tionghoa yang terbuat dari beras ini memang telah menjadi favorit di Indonesia. Mi ini bisa dimasak berkuah ataupun digoreng. Kwetiau umumnya identik dengan etnis Hokkian dan Tio Ciu. Salah satu yang paling terkenal adalah kwetiau Medan karena di daerah tersebut memang banyak bermukim etnis Hokkian. Namun, mi ini tak lagi menjadi kegemaran warga keturunan Tionghoa saja. Buktinya, kwetiau telah sering dimasukkan ke dalam resep masakan Indonesia lainnya.

2. Fu Yung Hai

Siapa yang tak kenal masakan satu ini. Makanan ii dibuat dari telur yang didadar dengan campuran sayuran dan daging serta makanan laut. Daging yang digunakan bisa beragam, seperti daging babi, daging ayam, daging sapi misalnya. Fu Yung Hai ini paling mantap dimakan dengan saus asam manis yang terbuat dari tomat dan kacang polong.

3. Cap Cay

Cap Cay dalam bahasa Hokkian berarti aneka ragam sayur. Hal ini dikarenakan cap cay memang terdiri dari banyak sayuran. Tidak hanya bisa ditemukan di restoran Chinese Food, makanan satu ini bahkan telah menjadi idola setiap ibu-ibu di Indonesia. Anda bisa menemukan makanan ini di hampir semua acara makan di Indonesia. Dibanding yang lain, cap cay merupakan masakan Tionghoa yang paling berpadu dengan warga Indonesia dan telah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari.

4. Cahkwe

Cahkwe merupakan makanan tradisional Tionghoa. Di China, makanan ini dimakan dengan dicelupkan ke bubur panas bersama susu kedelai asin ataupu manis. Di Indonesia, penyajiannya sangat beragam. Seperti di Solo, cahkwe juga disajikan bersama susu kedelai.

5. Bakpao

Bakpao berasal dari dua kata Hokkian, yaitu pao yang artinya bungkusan dan bak yang artinya daging. Pada awalnya, daging yang umum digunakan oleh penduduk Tionghoa adalah daging babi. Namun, pada perkembangannya, banyak isian yang dipakai sebagai isi bakpao ini, seperti sayuran, daging ayam, kacang kedelai, dan masih banyak lagi. Kulit dari bakpao ini sendiri terbuat dari terigu yang diberi ragi. Setelah adonan kulit diberi isi dan dibuat semacam bulatan, adonan kemudian dikukus hingga matang.

 

 

Sumber: www.infojajan.com

Manfaat Kopi untuk Kesehatan

Apakah Anda suka mencium bau kopi? Apakah Anda suka merasakan nikmatnya di lidah Anda? Kedua hal inilah yang membuat kopi menjadi sangat digemari. Kandungan kafein dalam kopi memiliki khasiat ‘membangunkan’, yang membuat orang lebih semangat bekerja dan tidak merasa mengantuk. Namun, di bali itu semua, kopi ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Berikut ini adalah manfaat kopi bagi kesehatan yang pasti membuat Anda ingin segera memesan secangkir kopi dan kafe favorit Anda.

1. Kesehatan Mental

Kopi memiliki manfaat untuk kesehatan mental. Jika Anda pernah menonton film The Notebook, tentu Anda tahu mengenai penyakit Alzheimer. Studi terbaru menemukan bahwa kopi dapat mencegah timbulnya penyakit Alzheimer. Para peneliti menemukan bahwa peserta yang minum tiga sampai lima cangkir kopi per hari memiliki sekitar 65% penurunan kesempatan mengembangkan penyakit Alzheimer atau demensia di kemudian hari.

2. Perlindungan kardiovaskular

Manfaat kesehatan kopi lainnya adalah melindungi kardiovaskular. Dengan hanya minum satu atau dua cangkir kopi per hari, kita bisa mengurangi risiko kematian yang terkait kardiovaskular. Menurut sebuah penelitian di Jepang yang melibatkan lebih dari 76.000 peserta, pria yang meminum 1-2 cangkir kopi setiap hari mampu mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebanyak 38%.

3. Menghindarkan dari risiko kematian

Menurut penelitian, kopi mampu menurunkan risiko kematian sebesar 6%. Bahkan kemungkinan penurunan risiko kematian pada sebuah studi bisa mencapai 12% pada kelompok yang meminum kopi sebanyak 4-5 cangkir.

4. Pertahanan terhadap diabetes

Selain yang disebutkan di atas, manfaat kopi terhadap kesehatan lainnya adalah sebagai pertahanan terhadap diabetes. Antara tahun 1986-1988, peneliti Harvard menemukan bahwa peminum kopi jangka panjang memiliki risiko diabetes yang lebih rendah dan secara statistik, risiko ini akan semakin berkurang seiring dengan jumlah kopi yang mereka minum.

5. Pengurang rasa sakit

Banyak orang yang merasa nyeri dan sakit selama bekerja. Hal ini bisa disembuhkan dengan kopi. Peneliti Norwegia mengamati 48 orang yang melakukan pekerjaan kantor dan menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi kopi hanya menyatakan tingkat rasa sakit sebanyak 41, sementara yang tidak minum kopi sebanyak 55. Jika demikian, mungkin Anda harus minum kopi pada jam istirahat.

 

Jika Anda ingin mendapatkan manfaat kopi ini, ayo langsung aja ngopi di salah satu cafe terbaik di Surabaya, Coffee Grande.

 

 

Sumber: www.mensfitness.com