5 Cara Menghemat Biaya Fotografi Pernikahan

Memang kita tidak boleh memilih fotografer secara asal agar tidak terjadi beberapa kesalahan yang tidak kita inginkan di hari pernikahan kita. Benar bukan? Sayangnya, jika ingin fotografer yang sangat ternama, tentu harganya bisa sangat mahal. Namun, jika Anda jeli, masih ada beberapa cara untuk mengakali agar Anda bisa mendapatkan harga terbaik untuk fotografi pernikahan Anda.

1. Pesan sesegera mungkin

Untuk mengurangi biaya fotografi pernikahan Anda, sangat disarankan Anda memesan jauh-jauh hari. Jika Anda baru bertunangan dan hari pernikahan Anda masih 24 bulan lagi, jangan menunggu lagi. Kebanyakan fotografer akan mencatat tanggal pernikahan Anda tersebut dan memberi harga Anda dengan harga hari ini, tanpa memperhatikan inflasi. Anda tentu bisa menghemat uang Anda dengan jumlah yang lumayan.

2. Kurangi jam layanan

Anda bisa menghemat biata fotografi pernikahan Anda dengan menyewa seorang profesional yang bekerja dengan jam layanan yang lebih pendek. Memang menyenangkan jika fotografer memotret semua prosesi di acara Anda selama 10 jam. Hmm, tapi ini pasti mahal. Akan lebih menghemat jika Anda hanya meminta jasa pemotretan untuk upacara pernikahan, dan 1 jam sebelum dan sesudah acara tersebut. Sisanya, bisa untuk resepsi. Dengan cara ini, biaya pernikahan bisa ditekan hingga 70%.

3. Sewa tenaga fotografi lokal

Banyak fotografer memasukkan biaya perjalanan ke dalam biaya layanan mereka. Dengan menyewa tenaga lokal, biaya perjalanan ini tentu bisa dipotong dan hasilnya fotografi pernikahan Anda bisa lebih murah.

4. Tanyakan diskon referral

Banyak fotografer yang menawarkan diskon jika Anda menawarkan jasa mereka ke teman atau kenalan Anda yang lain. Jika ada kenalan Anda yang menggunakan jasa fotografer tersebut, Anda bisa mendapatkan diskon referral yang lumayan.

5. Selalu sebutkan siapa yang merekomendasikan kepada Anda

Beberapa fotografer menghormati orang tertentu. Coba katakana dari siapa Anda tahu mengenai jasa mereka dan jika beruntung, Anda bisa dapat harga lebih murah.

Dan yang jelas, Anda bisa mendapatkan penawaran harga terbaik dari fotografer pernikahan rekomendasi Indo Creation.

 

Sumber: www.bridalguide.com

4 Tips Memilih Fotografer Pernikahan

Anda sudah mempersiapkan gaun yang bagus, kue yang megah, dekorasi yang menarik, tapi fotografer Anda tidak bisa menangkap semuanya dengan baik. Maka semuanya tak akan bisa dikenang dengan sempurna. Untuk bisa mengenang dengan sempurna, tentu Anda harus memilih fotografer yang tepat.
Berikut ini adalah tips untuk memilih fotografer pernikahan yang bisa membantu menangkap setiap momen indah dari hari paling bahagia di hidup Anda.

1. Kualitas gambar dan gaya

Kualitas portofolio seorang fotografer bisa Anda jadikan hal pertama untuk memilih fotografer. Fotografer yang baik harus bisa menawarkan berbagai gaya kepada klien, menangkap kepribadian pengantin dan menampilkan kebahagiaan keceriaan pada hari pernikahan. Anda harus yakin dengan gaya yang Anda inginkan dan tanyakan apa sang fotografer bisa melayaninya.

Jika Anda tertarik dengan fotografer tertentu (misalnya berdasarkan rekomendasi atau berdasarkan foto di website), pastikan Anda melihat gambar-gambar mereka sehingga Anda dapat memeriksa kualitas gambar yang konsisten di seluruh karyanya.

Selain itu, gaya yang digunakan juga harus bisa menggambarkan Anda dan pasangan. Apakah Anda ingin gaya santai dan informal, atau yang lebih berani dan kontemporer? Pastikan Anda merencanakan jauh-jauh hari sehingga bisa memilih dengan leluasa.

2. Kepribadian

Agar Anda bisa mendapatkan hasil terbaik dari foto pernikahan Anda, Anda harus merasa nyaman dan santai dengan keberadaan sang fotografer. Ketika bertemu seorang fotografer, Anda harus mempelajari apa ada koneksi antara kalian. Kesan pertama adalah kunci dan jika Anda ada ikatan, berarti mungkin dia fotografer yang tepat untuk Anda. Jika Anda merasa tidak nyaman di sekitar fotografer Anda untuk alasan apapun, hal tersebut bisa terlihat sangat jelas di hasil foto Anda nantinya.

Juga, pikirkan tentang tamu Anda. Jika fotografer pernikahan Anda ramah dan supel, tentu tamu Anda akan merasa nyaman sheingga fotografer bisa berbaur dan menangkap momen secara alami. Ingat, senyum itu tak bisa dipalsukan.

3. Biaya yang dibutuhkan

Biaya biasanya menjadi faktor penentu ketika akan memilih seorang fotografer. Meskipun hal ini penting, harusnya harga tidak menjadi patokan utama. Harga yang tinggi biasanya juga tidak menjamin kualitas bagus, begitu juga sebaliknya.

Seorang fotografer harus terbuka tentang struktur harga mereka dan pada gilirannya, Anda harus menjelaskan mengenai anggaran Anda. Tidak satu pun dari Anda ingin membuang waktu sehingga dialog yang jelas sejak awal akan menyelesaikan hal ini. Fotografer bisa menawarkan beberapa paket untuk memenuhi kebutuhan dan anggaran Anda. Jadi pastikan Anda memilih paket yang sesuai dengan anggaran serta kebutuhan Anda tersebut.

4. Pengalaman

Pengalaman yang dimiliki oleh seorang fotografer akan memainkan peran dalam keseluruhan proses. Mereka akan menjadi koordinator, fotografer, pembawa acara dan penghibur anak-anak. Mengambil foto hanyalah sebagian kecil tugas yang harus ditanggung oleh fotografer wedding. Fotografer tanpa pengalaman di pernikahan bisa-bisa tak sanggup menghadapi beban ini.

Pilihlah fotografer yang telah berpengalaman di bidang wedding karena fotografer non-wedding tentu memiliki pengalaman yang berbeda. Pastikan Anda bertanya berapa banyak pernikahan yang telah mereka layani dan telah berama lama mereka berada di industri wedding photography. Demikian pula, jika seorang fotografer telah berada di bisnis selama bertahun-tahun dan memiliki sangat banyak pengalaman, pastikan apakah kualitasnya tetap sama dan apakah masih bisa memenuhi ekspektasi Anda.

 

Salah satu cara terbaik adalah menggunakan penyedia jasa fotografi pernikahan rekomendasi brainlisting.

Sumber: www.pwilletts.com

Beberapa Kesalahan Foto Wedding oleh Pemula

Memfoto pernikahan merupakan salah satu tugas terberat yang bagi fotografer. Dan Anda pun sebagai klien juga harus tahu bahwa ada beberapa hal yang seringkali dilakukan oleh fotografer untuk menghindari masalah ke depannya. Melihat portofolio dari fotografer tersebut akan membantu Anda untuk menentukan apakah fotografer tersebut tepat untuk Anda. Rekomendasi dari teman, saudara, atau kenalan Anda juga bisa membantu menentukan fotografer yang tepat.

Namun, ada kalanya Anda harus menggunakan fotografer pemula, entah karena fotografer tersebut adalah kenalan Anda atau karena harga yang ditawarkan memang lebih murah dibandingkan fotografer lain yang lebih profesional.

Berikut ini adalah beberapa kesalahan yang dibuat oleh fotografer pemula ketika membuat foto wedding:

1. Tidak berpengalaman

Banyak orang yang memiliki DSLR sering ditunjuk sebagai fotografer dadakan untuk suatu acar pernikahan. Yang harus Anda pahami adalah bahwa mungkin dia tidak memiliki pengalaman untuk foto wedding. Dan, bahkan fotografer yang ahli tapi dalam bidang lain (misal fotografi alam), akan butuh penyesuaian ketika harus melakukan foto pernikahan. Dan Anda harus siap jika mungkin hasilnya tidak terlalu menggembirakan.

2. Kurang atau terlalu banyak eskposur (overexposure atau underexposure)

Gaun putih pengantin memang adalah aspek yang yang paling penting dari suatu pernikahan. Sangat sulit untuk bisa memotret gaun dengan sempurna. Yang parah adalah jika fotografer melakukan foto overexposure sehingga gaun pengantin terlihat sangat putih sehingga mirip seragam dan tidak kelihatan detailnya atau underexposure sehingga baju pengantin tampak kotor dan terlihat abu-abu.

3. Background yang berantakan

Kebanyakan fotografer pernikahan profesional biasanya memeriksa baik-baik tempat yang digunakan untuk tempat pernikahan sebelum hari H sehingga mereka dapat mengidentifikasi lokasi yang sempurna untuk tempat pemotretan. Latar belakang yang bagus dan bersih dapat membuat perbedaan besar untuk hasil foto. Fotografer yang tidak profesional biasanya lupa melakukan hal ini.

4. Mempelai pengantin menyipitkan mata karena cahaya matahari

Fotografer yang tidak profesional, biasanya juga tidak mempertimbangkan tentang ini. Padahal, seharusnya, ketika melakukan identifikasi background, harus dipertimbangkan juga apakah cahaya matahari akan mengenai mempelai pengantin. Jika tidak, foto Anda nanti hasilnya tak akan maksimal karena mata Anda menyipit menahan silaunya matahari.

5. Tak ada kontak mata

Fotografer pemula biasanya tidak paham akan kebahagiaan kedua pasangan. Hasilnya, gambar tidak memiliki kedekatan. Hasil gambarnya mungkin bagus tapi tidak ada kontak mata. Dan ini memberi kesan dingin dan keindahan serta kesyahduan pernikahan tidak akan tersampaikan.

Kalau Anda ingin menghindari kesalahan-kesalahan ini, ada baiknya Anda menyewa fotografer profesional pilihan Indo Creation.

 

 

Sumber: www.digitalcameraworld.com