5 Tips Memilih Pakaian Anak

Orang tua dapat mempertimbangkan keinginan anak-anak mereka ketika membeli pakaian, tetapi mereka juga harus memperhatikan fungsionalitas dari pakaian. Selain itu, orangtua juga harus memperhatikan beberapa hal lain lagi. Tips memilih pakaian anak di bawah ini mungkin akan membantu Anda menemukan pakaian yang tepat untuk anak Anda.

1. Perhatikan kualitas

Ketika membeli pakaian anak-anak Anda harus menggunakan kriteria ‘kualitas’. Kulit anak yang sensitif membutuhkan membutuhkan bahan terbaik. Hingga kini, bahakn katun masih merupakan pilihan terbaik karena bahan ini yang paling aman dari zat berbahaya.

2. Cuci sebelum dipakai

Jika Anda ingin memastikan bahwa pakaian yang Anda beli aman untuk anak Anda, Anda harus mencucinya terlebih dahulu sebelum digunakan pertama kali. Hal ini sama dengan handuk, seprai dan tekstil rumah lainnya. Dengan demikian, Anda dapat menghilangkan beberapa residu zat yang zat mungkin mengiritasi kulit anak-anak Anda. Selain itu, pakaian yang baru dicuci juga berbau lebih segar dan wangi.

3. Perhatikan ukuran pakaian

Bahkan jika Anda berpikir bahwa Anda sangat paham ukuran pakaian anak Anda, tetap berhati-hatilah ketika membeli baju. Seringkali orangtua salah perkiraan dan membelikan anak mereka pakaian dengan ukuran yang salah. Perhatikan mengenai ada tidaknya peraturan retur. Pembelian online biasanya bisa diretur.

4. Jika tak yakin, beli ukuran lebih besar

Jika Anda tidak yakin tentang ukuran pakaian anak Anda, selalu belilah pakaian yang lebih besar. Kalaupun tidak dipakai sekarang, baju itu kan bisa dipakai nanti.

5. Andalah yang memutuskan

Pada prinsipnya, anak-anak masih dapat mengekspresikan keinginan mereka sendiri ketika membeli pakaian. Tentu saja, pada akhirnya orang tua memutuskan apakah pakaian a atau b boleh dibeli. Beberapa pakaian anak memang tidak fashionable, tapi biasanya sangat praktis. Anda harus memutuskan apa yang bisa dan tidak bisa dibeli oleh anak Anda.

 

Pastikan Anda memilih pakaian anak-anak Anda hanya di penyedia fashion anak pilihan brainlisting.
Sumber: smefit.eu

6 Cara Membantu Anak Anda Menemukan Fashion Sesuai Selera Mereka

Pada usia dini, anak-anak sudah menemukan gaya yang mereka senangi. Begitu anak mulai menunjukkan tanda-tanda individualitas, mereka akan mulai memiliki preferensi warna, pola dan motif tertentu. Berikut ini adalah tips untuk membantu anak Anda memilih fashion berdasarkan selera mereka.

1. Buat anak Anda yakin dengan kemampuan mereka

Anak yang diijinkan memilih baju sendiri akan mengembangkan rasa percaya diri. Proses fisik untuk memakai baju juga akan membangun keterampilan motorik mereka. Dorong mereka untuk berpakaian sendiri. Dan ketika memilih pakaian, usahakan jangan ikut campur.

2. Bicarakan mengenai seni dalam fashion

Ketika anak lelaki Anda mulai paham mengenai mix-match warna, mulai tunjukkanlah warna dan nilai-nilai yang saling melengkapi. Usahakan untuk menggabungkan pelajaran fashion dengan pembelajaran lainnya. Jika anak Anda belajar simetri dalam pelajaran seni, Anda bisa membahas mengenai keseimbangan dan proporsi dalam berpakaian. Perhatikan bagaimana rok penuh tampak hebat dengan atasan yang pas, tapi kurang menyenangkan dengan sweater besar. Pendidikan awal ini juga bisa mencegah anak Anda terperangkap dalam fashion remaja atau memakai pakaian yang terlalu ketat, misalnya.

3. Tingkatkan fitur dan dorong penghargaan diri

Mengajari anak-anak untuk menonjolkan aset ketika mereka masih muda akan membantu mereka menghargai diri sendiri. Percakapan seputar warna dan motif akan mempermudah pembahasan cara berpakaian yang sesuai proporsi tubuh.

4. Tetapkan batasan

Perjelaslah bahwa ada saat-saat Anda akan menjadi faktor penentu pada apa yang dipakai di luar rumah. Berilah kebebasan pada anak dalam memilih baju selama baju tersebut masih cocok dengan usia dan cuaca. Pada kesempatan tertentu ketika Anda memiliki ide tentang apa yang akan dikenakan anak Anda, cobalah untuk menghadirkan beberapa pilihan. Dan anak Anda-lah yang akan menjadi penentu akhir dari apa yang akan dia pakai.

5. Pelajari mengenai tren fashion terbaru

Pelajari mengenai tren fashion anak-anak di lingkungan Anda. Jika anak Anda belum mengerti mengenai gaya, memahami apa yang sekarang sedang tren membantunya merasa lebih nyaman di lingkungan sosialnya.

6. Carilah inspirasi gaya

Pilihlah beberapa majalah, katalog, atau website dengan model pakaian yang sesuai dengan apa yang Anda setujui dan tunjukkan pada anak Anda. Dari sini, Anda akan tahu mengenai gaya yang cenderung disukai anak Anda.

 

 
Sumber: kidsfashion.about.com

Fashion Anak: Tips Memakai Rok Tutu untuk Anak Perempuan

Rok tutu adalah salah satu pakaian wajib bagi setiap balita dan anak perempuan. Bentuknya yang girly dan imut akan membuat anak Anda tampil memukau. Namun, bagaimana sih tips memakai rok tutu agar tidak monotan dan terlihat ‘itu-itu’ saja? Ayo para ibu wajib baca artikel ini.

1. Buat dandanan yang sedikit funky

Layering atau gaya menumpuk adalah kunci untuk mendapatkan kesan funky tanpa mengurangi sisi kekanakan dari anak Anda. Anda bisa memakaikan legging atau jegging di bawah rok tutu anak Anda. Anda bisa juga memakaikan kaos kaki panjang selutut dengan motif garis atau motif lain yang lucu. Untuk atasan, bisa Anda pilihkan sweater polos warna netral.

2. Pilih kaos yang oke

Kaos sederhana akan terlihat sangat pas sebagai atasan tutu, baik yang memiliki aksen gliter atau yang memiliki gambar lucu seperti unicorn misalnya. Anda bisa mencoba motif kaos yang beraneka ragam, seperti kaos dengan aksen tie-dye.

3. Dandanan rock n roll

Bukan hanya ibu saja yang perlu mix match; anak Anda pun juga agar dandanan tak terlihat boring. Untuk dandanan yang sedikit rock n roll, Anda bisa memasangkan rok tutu anak Anda dengan jaket kulit dan sepatu boots, dengan warna hitam atau biru navy.

4. Tampil elegan

Untuk kesan yang sedikit dewasa (mungkin anak Anda bukan balita lagi), Anda bisa memasangkan tutu dengan atasan yang diberi blazer dan sepatu mary jane atau ballet.

5. Tampilan girly

Nah, ini yang tak boleh terlewat. Tampilan girly harus menjadi prioritas karena anak Anda akan tampil anggun dengan gaya ini. Anda bisa memilihkan atasan yang memiliki hiasan kupu-kupu atau bunga, lengkap dengan aksesoris lain yang girly, seperti bando, gelang, atau kalung.

 

Untuk melihat koleksi fashion anak terbaru dan terlengkap, Anda bisa klik di sini.

 

 

Sumber: coolmompicks.com

Tips Memilih Bahan Baju untuk Anak

Memilih bahan baju untuk anak memang sedikit susah. Apalagi kulit anak memang lebih sensitif daripada kulit orang dewasa. Selain itu, untuk penyesuaian dengan usia anak, kita masih harus banyak mempertimbangkan ini itu karena informasi mengenai fashion anak yang belum terlalu banyak. Jika Anda ingin membeli bahan baju untuk dijahit sendiri, berikut ini adalah panduannya:

1. Pilih jenis kain yang akan Anda beli

Biasanya, setiap kain akan disertai dengan keterangan dari jenis kainnya. Baca dengan teliti karena keterangan ini dimaksudkan untuk memberi informasi bagi Anda. Pilih bahan yang halus seperti katun atau rayon. Tanyalah kepada petugas toko jika Anda tidak menemukan keterangan bahan kain pada baju anak yang akan Anda beli.

2. Perhatikan berat kain

Kain yang berat atau medium tidak pas untuk dibuat sebagai bahan atasan atau dress. Begitu juga kain yang ringan, tidak cocok dipakai untuk bahan celana.

3. Apakah kain tersebut transparan?

Jika transparan, tinggalkan. Jangan pilih yang itu. Anda tentu tak ingin anak Anda tampil dengan dandanan yang kurang sopan kan?

4. Apakah kain ini ditujukan untuk bahan pakaian?

Nah, ini yang paling penting. Tanyakan kepada petugas jika Anda bingung. Anda tentu tak ingin membeli kain yang sebenarnya ditujukan untuk membuat tirai, misalnya.

5. Hindari motif yang terlalu kekanakan untuk anak usia sekolah

Anda mungkin menyukainya. Mereka juga mungkin menyukai motif yang tegas hanya pada awal saja. Namun, nanti setelah itu, mereka tak akan mau memakainya lagi.

6. Sesuaikan model dengan usia anak Anda

Ibu boleh merasa senang mendandani anak-anaknya dengan fashion terbaru. Tapi ingat, bagaimanapun mereka masih anak-anak. Buatkanlah dress yang sesuai usianya, misalnya dengan bagian atas yang memiliki sleeve dan bagian leher yang tertutup. Hal ini berlaku juga untuk anak cowok, meskipun mungkin fashion cowok anak-anak dan dewasa tak terlalu banyak berbeda. Hindari pemakaian aksesoris yang terlalu dewasa seperti rantai, misalnya.

 
Sumber: andreasnotebook.com