Etiket Makan dengan Sumpit

Setelah sebelumnya dijelaskan bagaimana cara memegang dan makan dengan sumpit, kita sekarang akan lanjut membahas mengenai etiket dalam menggunakan sumpit.

 

Tata Cara Berbagi Makanan

Seringkali ketika makan di meja makan Asia (baik di rumah atau di restoran), kita harus berbagi piring besar makanan. Sangat tidak sopan jika Anda mengambil makanan bersama menggunakan sumpit yang telah masuk ke mulut Anda.

Jika ingin berbagi makanan, Anda punya dua pilihan:

– Gunakan sumpit umum yang tida pernah menyentuh mulut Anda

– Gunakan ujung lain dari sumpit yang tidak digunakan untuk makan, yaitu bagian yang berujung lebar.

 

Tata Cara Meletakkan Sumpit Ketika Tidak Sedang Digunakan

Aturan menggunakan sumpit tidak berhenti begitu saja ketika Anda selesai makan. Setiap masyarakat memiliki aturan yang sedikit berbeda, namun secara umum:

– Jangan menempelkan sumpit Anda dalam posisi tegak tegak di dalam makanan Anda. Ini dipandang sebagai pertanda buruk dan mengingatkan akan dupa di pemakaman.

– Jangan menusuk makanan Anda dengan ujung sumpit Anda. Memang ini cara paling mudah menggunakan sumpit ketika Anda gagal mempelajari cara makan yang benar. Tapi tindakan ini dianggap sangat tidak sopan.

– Jangan memberikan makanan dari sumpit ke sumpit. Hal ini selain tidak sopan dan merupakan protokol pemakaman, juga dianggap membawa pertanda buruk.

– Jangan menyilangkan sumpit Anda. Jika Anda selesai makan, baringkan sumpit di sisi hidangan sebelah kiri.

– Tidak menunjuk pada orang-orang dengan sumpit Anda. Secara umum, menujuk orang bukanlah budaya Asia.

 

Jika Makan Nasi, Anda Harus Mau Menggali Lebih Dalam

Jika ada semangkuk nasi di depan Anda dan Anda hanya diberi sumpit untuk memakannya, Anda pasti akan merasa seperti mandi tanpa gayung. Yang perlu Anda tahu, sangat normal untuk mengangkat mangkok dan melatakkannya di depan mulut Anda. Jadi, Anda bisa makan dalam posisi dekat. Anda tidak akan terlihat bodoh; malah Anda akan terlihat berpengalaman!

Jangan menggunakan sumpit untuk ‘menyekop’ makanan ke dalam mulut Anda seperti manusia gua, tapi dekatkan mangkuk ke mulut untuk mencegah nasi berhamburan ke luar di sekitar area makan Anda. Jepang memiliki sedikit aturan ketat mengenai hal ini. Jika Anda berada di Cina atau Vietnam, misalnya, Anda mungkin masih bisa ‘menyekop’ nasi Anda dengan sumpit.

 

 

 

Sumber: www.wikihow.com

Cara Makan Menggunakan Sumpit

Tradisi makan dengan sumpit berasal dari Asia Timur, entah itu China, Jepang, atau Korea. Sebenarnya, ada cara tersendiri lho untuk memegang sumpit sehingga makan pun bisa lebih nyaman dan efisien. Berikut ini adalah tips makan dengan menggunakan sumpit.

1. Ambil sumpit pertama dan letakkan di antara jari telunjuk dan pangkal ibu jari Anda

Sumpit pertama ini berfungsi sebagai jangkar, jadi tidak boleh bergerak. Kakukan tangan Anda agar bisa memegang dengan kuat. Letakkan ujung yang luas pada lekukan tangan yang menghubungkan jari telunjuk dan pangkal ibu jari Anda. Caranya mirip dengan cara memegang pulpen, hanya posisinya lebih ke bawah.

2. Pegang sumpit kedua dengan jari telunjuk dan ibu jari Anda

Stik kedua adalah stik yang bergerak. Tempatkan ibu jari Anda di atas sisi sumpit kedua sehingga bisa berada di atas yang pertama. Sesuaikan pegangan Anda ke posisi yang lebih nyaman. Pastikan ujung sumpit yang sempit bisa sejajar satu sama lain untuk mencegah posisi menyilang atau tidak bisa digunakan mengambil makanan. Untuk meratakannya, Anda bisa mengetukkannya di meja. Sumpit yang tidak rata akan sangat sulit digunakan.

3. Latihan buka tutup sumpit

Pastikan ujung luas sumpit tidak membentuk tanda ‘X’ karena akan sulit digunakan mengambil makanan. Pastikan juga hanya sumpit atas yang bergerak.

4. Mulailah mengambil makanan

Mengambil makanan dengan posisi tangan pada sudut 45o adalah yang paling mudah. Jika sudah ahli, bisa Anda angkat lagi. Jika terasa tak stabil, letakkan lagi. Anda bisa melatih dengan makanan yang berbeda-beda, mulai dari makanan bertekstur besar seperti sushi lalu yang bertekstur kecil seperti mi.

Memang banyak dari kita yang mengabaikan tata cara makan dengan sumpit ini. Namun, jika bisa melakukannya dengan baik dan benar, itu akan menunjukkan bahwa kita lebih menjaga sikap dan menghormati kebudayaan yang bersangkutan.

 

 

 

Sumber: www.wikihow.com