Panduan Memilih Genset: Hal-Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Membeli Genset

Generator set atau genset telah menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap industri, seperti hotel, kapal, mall, pergudangan, dan konstruksi. Bahkan setiap rumah pun wajib memiliki genset karena kondisi listrik di Indonesia yang kurang stabil dan sering adanya pemadaman bergilir. Pemilihan genset memang bisa dibantu oleh pihak pembuat atau pabrik. Namun, jika Anda mengetahui parameter pemilihan genset berikut tentu akan lebih baik.

Untuk memilih genset, yang harus Anda perhatikan adalah:

1. Beban/kapasitas minimum genset

Menjalankan genset dengan beban ringan dapat menyebabkan kerusakan mesin dan mengurangi kinerja mesin tersebut. Genset paling tidak harus 30% dari beban yang dinilai.

2. Dip tegangan (voltage dip) maksimum yang diijinkan

Karena Anda mengurangi voltage dip selama startup awal, nantinya Anda harus menaikkan ukuran genset ketika beban bekerja dibawah control otomatis atau ketika beban puncak yang tinggi tengah beroperasi. Memilih step voltage dip yang lebih rendah mengharuskan Anda memilih genset yang lebih besar.

3. Frekuensi dip maksimum yang diijinkan

Saat Anda mengurangi dip frekuensi maksimum yang diijinkan, Anda perlu meningkatkan ukuran genset yang Anda perlukan.

4. Ketinggian dan suhu

Berdasarkan lokasi, ukuran genset harus dinaikkan untuk kinerja tertentu ketika terdapat pertambahan ketinggian dan suhu.

5. Siklus operasi

Ukuran genset juga dipengaruhi apakah peralatan ini digunakan sebagai standby power, power utama, atau utilitas paralelisasi. Sistem standby power biasanya tidak mempunyai kapasitas overload. Sistem power utama umumnya memiliki minimal 10 persen kapasitas overload.

6. Bahan bakar

Preferensi bensin, diesel, atau LP akan mempengaruhi pemilihan genset. Seringkali, genset yang genset bensin atau LP harus oversized. Sistem darurat biasanya harus dipasok dengan bahan bakar yang disimpan secara lokal.

7. Fase

Ada pilihan satu dan tiga fase. Pemilihan tiga fase memungkinkan beban fase tunggal tetapi asumsinya fase satupun bisa diseimbangkan dengan fase tiga.

8. Frekuensi
Anda harus memilih antara 50Hz dan 60Hz.

9. Tegangan (voltage)
Pemilihan tegangan biasanya disesuaikan dengan pemilihan frekuensi

 

Anda ingin mencari gensetĀ untuk kapal, kontruksi, pergudangan, perkantoran, dan hotel? Segera hubungi Karya Anugrah Diesel untuk kualitas genset yang terjamin.

 

Sumber: www.cumminspower.com

Leave a Reply