Cara Membersihkan Peralatan Makan dari Porselen

Perawatan untuk peralatan makan dari porselen memang membutuhkan perhatian khusus, apalagi bahan porselen memang rawan pecah. Berikut ini adalah beberapa tips cara merawat dan membersihkan peralatan makan dari porselen agar tetap bersih dan tahan lama.

 

Memperbaiki Retakan Kecil

Jika peralatan makan porselen Anda retak, Anda tak perlu bingung. Rendam porselen dalam susu hangat selama semalaman. Esoknya, cuci porselen dengan air hangat secara lembut dengan cairan pencuci piring.

 

Noda kehitaman atau keabu-abuan

Setelah lama digunakan, peralatan makan dari porselen akan menjadi kusam, dengan noda hitam atau abu-abu. Untuk menghilangkannya, Anda bisa mengoleskan spons basah di baking soda dan gosok noda di porselen tersebut dengan lembut. Anda juga bisa mencoba pasta gigi biasa sebagai pengganti baking soda.

 

Menghilangkan kotoran membandel

– Campur garam meja dan cuka dengan rasio 50:50. Rendam peralatan porselen pada larutan ini selama beberapa saat sebelum dicuci.

– Buatlah pasta dari campuran baking soda dan air. Oleskan pasta pada kotoran dan gosok lembut. Bilas.

 

Petunjuk Pencucian dan Penyimpanan Peralatan Porselen

– Cuci perlatan makan langsung setelah selesai digunakan, agar kotoran tidak menempel pada porselen

– Letakkan handuk tebal pada wastafel yang telah ditutup saluran airnya. Isi wastafel dengan air hangat dan campurkan cairan pencuci piring. Geser kran Anda ke samping agar tidak rawan berbenturan dengan peralatan porselen Anda. Copot semua perhiasan di tangan Anda karena juga rawan merusak porselen tersebut.

– Cuci peralatan makan satu per satu. Gunakan spons atau kain, dan hindari bahan-bahan yang kasar.

– Untuk titik-titik yang sulit dibersihkan, percikkan sedikit cairan pencuci piring pada spons dan gunakan untuk menggosok perlahan. Anda juga dapat mencoba baking soda pada spons untuk membersihka n daerah tersebut.

– Jangan mencuci dengan mesin pencuci piring karena mesin terlalu panas dan deterjennya juga terlalu kuat untuk peralatan porselen.

– Jangan gunakan pemutih karena bisa merusak lapisan mengkilap pada porselen.

– Keringkan dengan diangin-anginkan. Setelah itu, baru dilap dengan handuk bersih dan lembut.

– Untuk penyimpanannya, ketika diletakkan dalam wadah penyimpanan, batasi masing-masing peralatan dengan tissue atau lap. Jika peralatan jarang digunakan, cuci setiap setahun sekali untuk menjaga kilau dan cat dari porselen tersebut.

 

 

Sumber: tipnut.com

Tips Memilih dan Membeli Peralatan Memasak

Peralatan memasak atau cookware set memang merupakan kebutuhan dapur wajib bagi setiap ibu atau wanita. Memilih cookware yang tepat memang tidaklah mudah, apalagi dengan membanjirnya pilihan yang ada di pasaran. Bahan pembuat cookware ini juga beraneka ragam, antara lain stainless steel, besi cor (iron cast), aluminium, dan tembaga. Lebih membingungkan lagi jika peralatan masak tersebut terbuat dari dua jenis logam atau lebih.

Panduan memilih alat masak berikut ini mungkin akan membantu Anda menentukan pilihan Anda.

1. Konduktivitas panas

Beberapa logam adalah konduktor panas yang lebih baik daripada yang lain. Misalnya, tembaga adalah konduktor panas yang sangat baik sedangkan stainless steel tidak terlalu baik. Dalam hal peralatan memasak, semakin baik konduktivitas panasnya, hasil masakan Anda akan semakin baik dan merata. Ini berarti juga jika Anda menambah atau mengurangi panas pada peralatan masak tersebut, tembaga akan bereaksi jauh lebih cepat terhadap perubahan suhu dari peralatan masak stainless steel.

2. Harga

Hargalah yang pada akhirnya akan menjadi faktor penentu ketika Anda membeli peralatan memasak. Aturan terbaik dalam membeli peralatan masak adalah belilah yang mampu Anda beli.

3. Daya tahan

Beberapa jenis peralatan masak lebih tahan lama daripada yang lain. Stainless steel dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam hal ini.

4. Reaktivitas

Beberapa logam bereaksi dengan makanan tertentu. Aluminium misalnya memiliki kecenderungan untuk bereaksi dengan tomat dan hidangan asam lainnya. Artinya, makanan Anda bisa menyerap beberapa jenis logam. Jadi, berhati-hatilah dengan pilihan peralatan masak Anda dan pastikan Anda menyadari tingkat reaktivitas setiap produk.

5. Pemeliharaan

Jika Anda lebih suka tidak direpotkan dengan keharusan membersihkan peralatan masak Anda setiap malam agar tetap terlihat mengkilap indah, maka Anda juga harus mempertimbangkan besarnya pemeliharaan yang diperlukan untuk merawat peralatan masak tersebut. Tembaga dan besi cor biasanya membutuhkan sedikit lebih banyak upaya agar tetap bagus, sementara stainless steel memerlukan perawatan yang jauh lebih mudah.

 

Memilih cookware set atau peralatan memasak memang tak mudah. Untuk kualitas terbaik, percayakan kebutuhan cookware set Anda hanya pada Jonishoppp Kitchen Appliances Store.

 

 

Sumber: whatscookingamerica.net