7 Macam Mie Terpopuler dari Asia

Sebagai salah satu negara Asia, mie memang telah menjadi bagian dari kuliner nusantara. Di manapun, sebagai pengganti nasi, atau bahkan mungkin dimakan bersama nasi, orang Indonesia akan memilih mie, entah itu mie goreng yang dijual di restoran atau pinggir jalan, mie instan, mie pangsit, atau jenis mie lainnya. Yang jelas, Indonesia juga sangat suka dengan mie dari daerah Asia.

Meskipun, di negara Barat juga ada mie, tapi Asia memiliki mie tersendiri. Mau tau apa saja jenis-jenis mie di Asia? Check this out!

1. Mie Soba

Mie Soba berasal dari Jepang, secara tradisional dimakan pada malam tahun baru sebagai simbol umur panjang. Mie ini terbuat dari tepung soba. Rasanya pedas dan teksturnya sedikit kenyal. Mie ini biasanya disajikan dalam kuah ataupun salad mie.

2. Mie Udon

Mie udon adalah mie Jepang yang paling tebal, terbuat dari tepung terigu, garam, dan air. Untuk mendapatkan tekstur kenyal dari mie, tak jarang pembuat udon harus menguleni adonan udon yang kaku dengan kaki mereka. Mie ini paling sering disajikan dalam sup berkaldu, umumnya dibumbui dengan mirin dan kecap.

3. Mie Ramen

Mie ramen memang tersedia dalam bentuk instan, tapi yang dibahas di sini adalah yang segar. Mie ramen segar terasa kenyal ketika digigit. Mi ini terbuat dari tepung terigu, telur, dan garam. Ada banyak jenis mie ramen, mulai dari yang bergelombang hingga lurus, dari yang tipis ke tebal, dan masih banyak lagi. Meskipun hidangan ini berasal dari Cina, mie ini menjadi populer di Jepang pada akhir 1800-an dan sekarang bisa ditemukan dimapun di Jepang.

4. Mie Sohun

Sohun adalah mi yang memiliki tekstur tembus pandang. Mie ini terbuat dari kacang hijau, ubi, atau pati kentang, yang berarti mie ini alami dan bebas gluten. Mie ini cukup serbaguna dan digunakan dalam berbagai masakan Asia Timur, termasuk Korea, Thailand, dan Vietnam.

5. Mie Bihun

Mie yang digunakan dalam pho Vietnam ini juga umum digunakan di Cina, Thailand, dan Malaysia. Terbuat dari beras dan air, mie ini alami dan bebas gluten. Mie ini tersedia dalam bentuk kering dan basah.

6. Lo Mein

Kata ‘Lo Mein’ berasal dari istilah Kanton yang artinya mi yang diaduk atau dilempar. dengan kepercayaan populer, mie gandum ini tidak digoreng dengan diaduk-aduk, tapi dilempar bersama saus setelah direbus. Mie ini biasanya dicampur dengan daging, seafood, atau sayuran.

7. Mie Wonton

Mie China ini berwarna kuning dan bertekstur kenyal karena penambahan telur dalam adonan. Mie ini cocok untuk makanan seperti kari dan makanan bersaus lainnya.

 

Rasakan mie yang enak hanya di restoran rekomendasi brainlisting.

 

Sumber: blog.blueapron.com

Manfaat Minum Teh untuk Kesehatan Anda

Ketika sedang makan di depot, seringkali kita memesan es teh untuk minuman. Es teh memang telah menjadi bagian yang sangat erat dengan masyarakat kita. Tak hanya dalam bentuk minuman dingin, teh juga sering dinikmati dalam bentuk minuman hangat atau panas, baik dengan atau tanpa gula.

Tahukah Anda bahwa teh favorit Anda memiliki banyak manfaat kesehatan? Berikut ini adalah beberapa manfaat teh yang bisa Anda dapatkan:

1. Menurunkan kolesterol

Berdasarkan penelitian, teh bisa menurunkan kolesterol. Teh diperkirakan mampu bekerja menghambat penyerapan kolesterol dari usus besar. Berbagai jenis teh tersedia dengan kemampuan yang berbeda-beda dalam hal menurunkan kadar kolesterol.

2. Menurunkan level kortisol

Kortisol adalah hormon stres yang memberikan kontribusi untuk lemak perut dan membuat kulit Anda menua dengan lebih cepat. Salah satu penelitian terbaru menyarankan empat cangkir teh per hari untuk menurunkan kadar kortisol, sehingga memperlambat proses penuaan dan mencegah pelebaran bagian tengah tubuh Anda.

3. Anti-inflamasi

Senyawa aktif dalam teh dapat membantu menurunkan tingkat peradangan dan reaksi inflamasi. Peradangan juga dapat menyebabkan tubuh Anda menyimpan air sehingga membengkak. Untuk mengempiskan tubuh Anda, konsumsilah teh secara teratur. Konsumsi teh hijau secara teratur juga bisa mencegah penyakit jantung.

4. Meningkatkan memori dan fokus

Penelitian mendalam telah menunjukkan bahwa kombinasi kafein dan L- Theanine, asim amino yang terjadi secara alamiah dan ditemukan dalam teh, mampu meningkatkan memori sekaligus fokus dan konsentrasi. Minumlah secangkir teh sebelum rapat misalnya, agar pikiran Anda tajam atau sebelum tes agar konsentrasi dan fokus Anda meningkat.

5. Mengurangi risiko stroke

Minum setidaknya tiga cangkir teh hijau atau hitam per hari mampu menurunkan 21 persen risiko stroke. Mulailah dari sekarang minum teh secara teratur.

 

Sumber: www.mindbodygreen.com

Apa Sih Latte Art Itu?

Kalau Anda memesan kopi jenis Latte, tentu Anda taka sing lagi dengan suguhan foam di atas kopi yang dibentuk menjadi bermacam-macam kreasi lukisan. Ada yang berbentuk bunga, kepala hewan, kepala manusia, tulisan nama, dan masih banyak lainnya. Selain karena rasanya yang enak, terutama bagi mereka yang tak begitu suka kopi pahit, latte art atau seni latte ini tentu menjadi atraksi yang menarik. Apalagi jika Anda diberi kesempatan untuk melihat langsung proses pembuatan latte tersebut.

Latte art adalah metode mempersiapkan kopi yang dibuat dengan menuangkan susu yang telah dikukus ke dalam satu shot espresso. Cara ini akan menghasilkan pola atau desain pada permukaan latte yang dihasilkan. Selain cara tersebut, desain juga bisa dibuat dengan dengan hanya “menggambar” di lapisan atas foam. Latte art sangat sulit dibuat secara konsisten karena semuanya ditentukan oleh kondisi kopi dan susu yang digunakan.

Selain itu, pengalaman barista dan kualitas mesin espresso juga menentukan kualitas latte art yang dihasilkan. Cara penuangan yang disebutkan sebelumnya menjadi tantangan tersendiri bagi para barista dan seniman latte.

 

Sejarah Latte Art

Latte art dikembangkan secara independen di berbagai negara, setelah pengenalan espresso dan pengembangan microfoam. Semakin marak ketika kombinasi crema dan microfoam diketahui bisa menghasilkan pola. Seni ini dipercaya bermula di Italia.

Di Amerika Serikat, seni latte dikembangkan di Seattle pada 1980-an dan 1990-an, dan terutama dipopulerkan oleh David Schomer. Pada tahun 1989, Schomer’s Espresso Vivace telah populer dengan latte bentuk hatinya. Pola roset kemudian dikembangkan oleh Schomer pada tahun 1992, menciptakan teknik berdasarkan foto yang dia lihat di Cafe Mateki di Italia.

 

Teknik Latte Art

Latte art membutuhkan espresso produksi pertama dengan crema dan microfoam, yang kemudian digabungkan untuk membuat latte art. Sebelum susu ditambahkan, satu shot espresso harus memiliki permukaan coklat krem, emulsi yang dikenal sebagai crema. Karena busa/foam susu mengembang ketika bertemu dengan lapisan coklat atau merah dari shot espresso, terciptalah kontras dan desain bisa dibuat di atasnya. Jika susu dan kopinya pas, dan pitcher digerakkan selama penuangan, busa akan naik untuk membuat pola di permukaan. Atau, pola dapat terukir dengan stik setelah susu habis dituangkan.

Banyak kontroversi beredar bahwa kebanyakan barista akhirnya terlalu fokus pada latte art dan mengesampingkan hal yang lebih penting, seperti rasa misalnya.

Kalau Anda, bagaimana? Apakah latte art termasuk hal yang membuat Anda ingin ngopi? Jika ingin tahu lebih banyak tentang latte art, Anda bisa mencicipinya di beberapa café pilihan brainlisting.

 

 

Sumber: wikipedia.com

Khasiat dan Nutrisi Cumi-Cumi

Anda suka makan cumi-cumi? Memang makanan laut ini sangat enak dan menggiurkan. Apalagi jika ditambah dengan bumbu-bumbu yang sedap dan dimasak dengan cara yang tepat. Meskipun tidak baik jika dikonsumsi berlebih, cumi-cumi juga memiliki banyak nutrisi penting, seperti berikut ini.

1. Tembaga

Cumi-cumi mengandung tembaga yang cukup yang memenuhi 90% dari kebutuhan tubuh. Tembaga sangat penting untuk menyerap, menyimpan dan membantu metabolisme zat besi serta merangsang pembentukan sel darah merah.

2. Selenium

Cumi-cumi mengandung banyak selenium yang mampu mengurangi gejala arthritis dan mengendalikan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

3. Protein

Protein yang ditemukan di cumi-cumi sangat bermanfaat bagi kesehatan fungsi tubuh manusia. Konsumsi cumi-cumi sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan kulit, otot, rambut dan kuku.

4. Vitamin B2 (riboflavin)

Cumi-cumi mengandung banyak sekali B2 (riboflavin) yang baik untuk mengurangi frekuensi dan durasi migrain. Penelitian menunjukkan bahwa suplemen riboflavin adalah obat yang baik untuk pencegahan migrain.

5. Fosfor

Sama halnya dengan ikan dan udang, cumi-cumi juga mengandung banyak fosfor yang diperlukan untuk merangsang kalsium dan membangun tulang dan gigi.

6. Vitamin B12

Sebagai sumber vitamin B12, cumi-cumi dikenal mampu menurunkan kadar homosistein dalam tubuh, yang jika tidak diturunkan dapat meningkatkan laju stroke dan serangan jantung.

7. Vitamin B3

Dengan pasokan vitamin B3-nya yang tinggi, cumi-cumi mampu membantu menstabilkan kadar gula dalam darah.

8. Seng

Cumi-cumi sangat kaya akan seng yang baik untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Bagi yang menderita defisiensi seng, bisa banyak-banyak mengkonsumsi cumi-cumi untuk mencegah serangan organisme yang merusak tubuh.

 
Sumber: www.foodofy.com

Cara Makan dengan Pisau dan Garpu Ala Eropa

Cara makan dengan menggunakan pisau dan garpu memang bukan kebudayaan asli Indonesia. Cara makan dengan dua alat ini dipengaruhi oleh dua daerah, yaitu Eropa dan Amerika. Mengerti tentang cara makan yang benar akan sangat membantu, khususnya ketika Anda menghandiri suatu acara formal, misalnya makan malam dengan rekan bisnis atau pesta.

Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai tata cara makan dengan pisau dan garpu ala orang Eropa.

1. Anda harus tahu bahwa garpu berada di sisi kiri piring dan pisah di sisi kanan piring.

Jika di meja makan Anda terdapat lebih dari satu garpu, itu artinya garpu terluar adalah untuk salad dan satunya lagi untuk hidangan utama. Selain itu, secara ukuran kedua garpu ini juga berbeda, dengan garpu hidangan utama yang biasanya berukuran lebih besar.

2. Untuk memotong makanan di piring Anda, angkat pisau dengan tangan kanan Anda

Cara memegang pisau adalah dengan menggenggamnya pada bagian pegangan pisau. Posisi jari telunjuk lurus dan menempel pada bagian tumpul pisau, tepatnya agak mendekati bagian pegangan pisau. Sementara itu, ibu jari kanan menopang pisau dari samping. Ujung bagian bawah pegangan pisau harus menyentuh dasar telapak tangan Anda. Bagi Anda yang kidal, Anda cukup mengganti posisi tangan saja.

3. Peganglah garpu dengan tangan kiri

Bagian jari-jari garpu menghadap ke piring. Jari telunjuk dalam keadaan lurus, dan menekan pada bagian belakang garpu, hampir mendekati kepala garpu. Tapi jangan terlalu dekat karena nanti Anda malah rawan menyentuh makanan dengan tangan Anda. Keempat jari lainnya menggenggam garpu, seperti halnya pada cara memegang pisau tadi. Dan lagi, bagi Anda yang kidal, Anda cukup mengganti posisi tangan saja.

4. Tekuk pergelangan tangan Anda sehingga dua jari telunjuk menunjuk ke arah piring Anda

Hal ini juga akan membuat pisau dan garpu juga terarah ke piring. Siku Anda harus rileks dan tidak boleh terangkat atau terasa tak nyaman. Pada acara formal, tangan memang harus menempel terus pada meja. Namun, menggunakan pisau garpu dan dalam suasana informal, Anda boleh lebih bebas.

5. Tahan makanan dengan garpu dengan memberikan tekanan melalui jari telunjuk

Jika Anda sedang memotong makanan, posisikan pisau di dekat dasar garpu dan potong makanan dengan gerakan menggergaji. Makanan seperti pasta biasanya sangat mudah dipotong tapi makanan kenyal seperti daging biasanya membutuhkan usaha ekstra. Biasanya, Anda hanya disarankan untuk memotong sebanyak satu atau dua gigitan dalam satu waktu.

6. Bawa potongan makanan yang sangat kecil ke mulut Anda dengan garpu

Pada saat membawa makanan ini, pastikan lengkungan jari-jari garpu menghadap ke bawah. Bagian belakang garpu akan berada di atas begitu makanan sampai di mulut Anda.

 
Sumber: www.wikihow.com

5 Manfaat Kesehatan dari Yogurt

Apakah Anda termasuk penggemar yogurt? Nah, mulai saat ini Anda harus lebih banyak mengkonsumi yogurt karena minuman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kita. Apa saja manfaat kesehatan itu? Baca artikel ini sampai tuntas ya.

1. Mencegah osteoporosis

Gizi yang cukup memainkan peran utama dalam pencegahan dan pengobatan osteoporosis, dan mikronutrien yang paling penting adalah kalsium dan vitamin D. Banyak produk susu, termasuk yogurt, dibuat dengan menambahkan vitamin D.

2. Mengurangi risiko tekanan darah tinggi

Sebuah studi baru-baru, yang diikuti lebih dari 5.000 lulusan universitas Spanyol selama sekitar dua tahun, menemukan hubungan antara asupan susu dan risiko tekanan darah tinggi. Orang yang makan 2-3 porsi susu rendah lemak sehari (atau lebih) mengalami penurunan risiko sebanyak 50% dibandingkan mereka yang tidak menerima asupan apapun. Meskipun sebagian besar susu rendah lemak yang dikonsumsi oleh subyek penelitian adalah susu, peneliti dari Harvard School of Public Health percaya yogurt rendah lemak kemungkinan akan memiliki efek yang sama.

3. Menyehatkan usus

Yogurt dengan kultur aktif dapat membantu kondisi pencernaan tertentu, termasuk: intoleransi laktosa, sembelit, diare, kanker usus besar, penyakit radang usus, dan infeksi H. pylori. Manfaat pada usus ini dikarenakan adanya perubahan mikroflora usus, waktu yang dibutuhkan makanan untuk mencapai usus, serta peningkatan sistem kekebalan tubuh.

4. Mencegah infeksi Mrs V

Yogurt dengan kultur aktif dapat membantu infeksi Mrs V yang disebabkan oleh jamur atau ragi. Dalam sebuah penelitian kecil, tujuh wanita diabetes dengan vaginitis Candida kronis mengkonsumsi 6 ons yogurt beku berpemanis aspartame setiap harinya (dengan atau tanpa kultur aktif).
Meskipun sebagian besar wanita memiliki kontrol gula darah yang buruk selama penelitian, pH Mrs V (ukuran keasaman atau kebasaan) dari kelompok wanita yang makan yogurt dengan kultur aktif turun 6,0-4,0 (pH normal adalah 4,0-4,5). Wanita-wanita ini juga melaporkan penurunan infeksi Candida. Para wanita yang makan yogurt tanpa kultur aktif tetap berada pada pH 6,0.

5. Membantu Anda merasa kenyang

Dalam suatu penelitian, yogurt—baik dalam bentuk semi padat atau cair—terbukti lebih menimbulkan rasa kenyang dan mengurangi lapar jika dibandingkan dengan snack lain yang dimakan dalam penelitian tersebut, antara lain minuman susu rasa peach dan jus peach.

 

 
Sumber: www.webmd.com

Tips Aman dan Sehat Makan Daging

Anda suka makan daging? Daging memang memiliki banyak kandungan protein yang baik untuk tubuh, antara lain untuk menurunkan berat badan, memelihara otot, dan membentuk otot. Namun, bukan berarti kita harus makan sangat banyak daging ya… karena terlalu banyak konsumsi daging juga bisa berbahaya untuk kesehatan. Berikut ini adalah tips sehat dalam mengkonsumsi daging.

1. Pilih daging unggas, ikan, dan telur sebagai sumber utama protein hewani.

Telur memiliki kandungan protein tertinggi dan daging unggas serta ikan lebih tidak berlemak jika dibandingkan dengan sapi atau babi.

2. Batasi daging kaya lemak seperti daging sapi dan babi hanya sekali atau dua kali per minggu.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging merah berpengaruh terhadap terjadinya kanker usus besar.

3. Jangan sarapan dengan daging

Lebih baik pilih telur untuk sarapan karena telur mengandung lebih banyak protein. Namun, boleh kok Anda makan daging waktu sarapan sekali seminggu.

4. Hindari daging olahan

Daging olahan biasanya diberi pengawet dan tinggi natrium.

5. Rendam daging agar potongan daging lebih empuk

Cara terbaik untuk mengempukkan daging adalah mencampurkan perasan jeruk lemon atau cuka ke dalam bumbu.

6. Pilih daging yang bebas hormon atau diberi makan rumput, jika memungkinkan

Memang secara anggaran, makan daging tanpa hormon bisa jadi lebih mahal. Tapi hal ini kini sudah menjadi sebuah tren di beberapa tempat, yang meningkatkan persaingan dan menurunkan harga.

7. Beli daging dari peternak atau tukang daging lokal

Sebagian besar daging di supermarket berasal dari pabrik pengemasan daging nasional. Dengan membeli di peternak atau tukang daging lokal, Anda tahu persis daging tersebut berasal dari mana dan sudah berapa lama dilakukan pemotongan terhadap daging tersebut.

8. Hindari memasak daging dengan menggoreng

Hal ini menambah banyak kalori ekstra. Cara yang sehat untuk mengoleh daging adalah dipanggang dengan api langsung menggunakan alat grilling, dipanggang di oven, dipanggang di wajan terbuka, atau dipanggang dengan suhu tinggi.

9. Tetapkan satu waktu makan tanpa daging per hari

Dapatkan protein Anda melalui kacang-kacangan, biji-bijian dan sayuran

10. Ketika makan di luar, pilih hidangan ayam atau ikan

Terlepas dari pengolahan yang digoreng, ikan dan ayam memiliki lebih sedikit lemak dan kalori tapi dengan kandungan protein yang sama.

11. Makan porsi daging Anda dengan banyak sayuran

Biasanya daging diberi makanan pendamping yang penuh kalori. Jika bisa, pilihlah sayuran agar lebih sehat.

 

 

Sumber: healthyeater.com

Budaya Minum Kopi di Indonesia

Sebagai negara pengekspor kopi ketiga di dunia setelah Brazil dan India, Indonesia tentu memiliki budaya minum kopi yang layak disorot. Namun, ketika membicarakan budaya Indonesia, tentu tak akan semudah membicarakan budaya Jepang, misalnya. Di sini, ada banyak suku dan ras serta agama, yang membuat budaya antar masing-masing daerah sangat berbeda.

Cara pengolahan dan adab minum kopi di Jawa mungkin akan berbeda dengan Sumatra. Ya, karena pengaruh budaya luar juga diserap dan dijadikan sebagai bumbu dalam masing-masing budaya. Menurut ahli kuliner William Wongso, budaya tertentu di Sumatera (khususnya Aceh, Medan di Sumatera Utara dan Pekanbaru di Riau) dan Kalimantan (terutama Pulau Bangka dan Pontianak di Kalimantan Barat) memiliki kesamaan dengan budaya di Singapura dan Malaysia.

Di wilayah tersebut, yang banyak dihuni oleh etnis keturunan Tionghoa, kopi biasanya dinikmati di kedai kopi tradisional. Metode populer melayani kopi di toko-toko ini adalah kopi tiam. Tiam artinya adalah kedai dalam dialek Cina Hokkien. Jadi kopi tiam artinya kedai kopi.

Di dalam kopi tiam, kopi diseduh melalui panci logam curam dengan kapas pemfilter dan disajikan dengan susu kental manis, susu cair, dan gula. Kopi tiam biasanya menggunakan biji Robusta yang dipanggang dengan minyak, margarin dan gula sampai tiga jam. Budaya kopi ini diwarisi dari nenek moyang mereka dari Hainan.

Di daerah lain seperti Aceh, minum kopi dirayakan di banyak kesempatan. Orang-orang Aceh menikmati nongkrong di kedai kopi dari pagi sampai tengah malam hanya untuk minum kopi. Budaya minum kopi di Aceh sangat kuat. Bahkan jika Anda mencari seseorang, Anda mungkin bisa menemukannya tengah nongkrong di kedai kopi.

Seperti itulah, Indonesia mempunyai banyak budaya, bahkan untuk minum kopi sekalipun.

 

 

 

Sumber: www.jakpost.travel

Etiket Makan dengan Sumpit

Setelah sebelumnya dijelaskan bagaimana cara memegang dan makan dengan sumpit, kita sekarang akan lanjut membahas mengenai etiket dalam menggunakan sumpit.

 

Tata Cara Berbagi Makanan

Seringkali ketika makan di meja makan Asia (baik di rumah atau di restoran), kita harus berbagi piring besar makanan. Sangat tidak sopan jika Anda mengambil makanan bersama menggunakan sumpit yang telah masuk ke mulut Anda.

Jika ingin berbagi makanan, Anda punya dua pilihan:

– Gunakan sumpit umum yang tida pernah menyentuh mulut Anda

– Gunakan ujung lain dari sumpit yang tidak digunakan untuk makan, yaitu bagian yang berujung lebar.

 

Tata Cara Meletakkan Sumpit Ketika Tidak Sedang Digunakan

Aturan menggunakan sumpit tidak berhenti begitu saja ketika Anda selesai makan. Setiap masyarakat memiliki aturan yang sedikit berbeda, namun secara umum:

– Jangan menempelkan sumpit Anda dalam posisi tegak tegak di dalam makanan Anda. Ini dipandang sebagai pertanda buruk dan mengingatkan akan dupa di pemakaman.

– Jangan menusuk makanan Anda dengan ujung sumpit Anda. Memang ini cara paling mudah menggunakan sumpit ketika Anda gagal mempelajari cara makan yang benar. Tapi tindakan ini dianggap sangat tidak sopan.

– Jangan memberikan makanan dari sumpit ke sumpit. Hal ini selain tidak sopan dan merupakan protokol pemakaman, juga dianggap membawa pertanda buruk.

– Jangan menyilangkan sumpit Anda. Jika Anda selesai makan, baringkan sumpit di sisi hidangan sebelah kiri.

– Tidak menunjuk pada orang-orang dengan sumpit Anda. Secara umum, menujuk orang bukanlah budaya Asia.

 

Jika Makan Nasi, Anda Harus Mau Menggali Lebih Dalam

Jika ada semangkuk nasi di depan Anda dan Anda hanya diberi sumpit untuk memakannya, Anda pasti akan merasa seperti mandi tanpa gayung. Yang perlu Anda tahu, sangat normal untuk mengangkat mangkok dan melatakkannya di depan mulut Anda. Jadi, Anda bisa makan dalam posisi dekat. Anda tidak akan terlihat bodoh; malah Anda akan terlihat berpengalaman!

Jangan menggunakan sumpit untuk ‘menyekop’ makanan ke dalam mulut Anda seperti manusia gua, tapi dekatkan mangkuk ke mulut untuk mencegah nasi berhamburan ke luar di sekitar area makan Anda. Jepang memiliki sedikit aturan ketat mengenai hal ini. Jika Anda berada di Cina atau Vietnam, misalnya, Anda mungkin masih bisa ‘menyekop’ nasi Anda dengan sumpit.

 

 

 

Sumber: www.wikihow.com

Cara Makan Menggunakan Sumpit

Tradisi makan dengan sumpit berasal dari Asia Timur, entah itu China, Jepang, atau Korea. Sebenarnya, ada cara tersendiri lho untuk memegang sumpit sehingga makan pun bisa lebih nyaman dan efisien. Berikut ini adalah tips makan dengan menggunakan sumpit.

1. Ambil sumpit pertama dan letakkan di antara jari telunjuk dan pangkal ibu jari Anda

Sumpit pertama ini berfungsi sebagai jangkar, jadi tidak boleh bergerak. Kakukan tangan Anda agar bisa memegang dengan kuat. Letakkan ujung yang luas pada lekukan tangan yang menghubungkan jari telunjuk dan pangkal ibu jari Anda. Caranya mirip dengan cara memegang pulpen, hanya posisinya lebih ke bawah.

2. Pegang sumpit kedua dengan jari telunjuk dan ibu jari Anda

Stik kedua adalah stik yang bergerak. Tempatkan ibu jari Anda di atas sisi sumpit kedua sehingga bisa berada di atas yang pertama. Sesuaikan pegangan Anda ke posisi yang lebih nyaman. Pastikan ujung sumpit yang sempit bisa sejajar satu sama lain untuk mencegah posisi menyilang atau tidak bisa digunakan mengambil makanan. Untuk meratakannya, Anda bisa mengetukkannya di meja. Sumpit yang tidak rata akan sangat sulit digunakan.

3. Latihan buka tutup sumpit

Pastikan ujung luas sumpit tidak membentuk tanda ‘X’ karena akan sulit digunakan mengambil makanan. Pastikan juga hanya sumpit atas yang bergerak.

4. Mulailah mengambil makanan

Mengambil makanan dengan posisi tangan pada sudut 45o adalah yang paling mudah. Jika sudah ahli, bisa Anda angkat lagi. Jika terasa tak stabil, letakkan lagi. Anda bisa melatih dengan makanan yang berbeda-beda, mulai dari makanan bertekstur besar seperti sushi lalu yang bertekstur kecil seperti mi.

Memang banyak dari kita yang mengabaikan tata cara makan dengan sumpit ini. Namun, jika bisa melakukannya dengan baik dan benar, itu akan menunjukkan bahwa kita lebih menjaga sikap dan menghormati kebudayaan yang bersangkutan.

 

 

 

Sumber: www.wikihow.com