Cara Membersihkan Railing Kaca

Dengan kesibukan yang sangat banyak, pasti banyak dari Anda yang tak sempat membersihkan tumah termasuk railing kaca Anda. Railing terbuat dari berbagai bahan, salah satunya adalah kaca, yang memang sangat mudah dibersihkan. Berikut ini adalah cara tepat untuk membersihkan railing kaca.

Pembersihan Kaca

1. Bersihkan debu terlebih dahulu

Anda dapat membersihkan debu dari railing kaca Anda dengan menggunakan tisu, kain kering, atau bahkan koran bekas. Anda cukup menggosokkan alat Anda ke permukaan kaca hingga debu-debu ringan terangkat semua.

2. Gunakan larutan cuka

Buatlah larutan cuka dengan air dan cuka dalam rasio 1:1. Ini adalah cara termurah dan tercepat untuk membersihkan railing kaca Anda. Larutan ini tidak akan meninggalkan noda air pada kaca Anda. Cukup oleskan larutan ke kaca dengan kain atau spons dan biarkan mengering—Anda tak perlu mengeringkannya dengan mengelap. Selain sangat mudah digunakan, larutan ini juga sangat direkomendasikan karena kandungan asam pada cuka bisa memberikan efek sanitasi pada railing kaca Anda.

3. Gunakan sabun cair

Jika Anda tidak memiliki cuka, jangan ragu menggunakan sabun cair yang biasanya Anda gunakan untuk mandi. Atau obat cuci piring cair juga bisa digunakan. Caranya, tambahkan beberapa tetes sabun ke dalam air hangat, aduk-aduk hingga merata. Bilas railing kaca Anda dengan larutan ini. Setelah itu, Anda harus menunggu hingga kaca mengering. Setelah itu, baru Anda bisa menghapus noda air pada kaca menggunakan kain bersih, kalau bisa yang bebas serat. Namun, jika Anda tak punya banyak waktu luang, ini mungkin bisa jadi pilihan terakhir Anda.

 

Pembersihan Aluminium

Kebanyakan railing kaca dikombinasikan dengan aluminium. Jangan takut untuk menggunakan larutan cuka pada bagian aluminium karena aluminium juga memiliki permukaan yang glossy, sama halnya dengan kaca. Jika Anda menemukan noda serbuk pada aluminium, jangan khawatir. Itu hanya akibat dari kelembaban dan oksidasi. Anda cukup menghilangkan serbuk dengan kain dan memolesnya dengan wax.

 

Sumber: invisirail.com

5 Cara Membuat Rumah Anda Terlihat Lebih Bersih daripada yang Sebenarnya

Pernahkah suatu kali Anda mendapatkan sms dari kenalan atau kolega yang tiba-tiba ingin mampir ke rumah Anda? Padahal, Anda belum sempat bersih-bersih rumah. Jangan panik. Berikut ini adalah 5 cara yang akan membuat rumah Anda terlihat—ingat, ini hanya terlihat—bersih daripada yang sebenarnya.

1. Bersihkan tiga tempat utama: toilet, meja, dan televisi

Kebanyakan ruang tamu akan dipusatkan di depan TV. Dan pasti jika TV Anda penuh debu, kotak DVD Anda bertumpuk tak teratur, dan kabel-kabel menggantung tak terawatt, orang akan dengan mudah mengidentifikasi bahwa rumah Anda tak rapi secara keseluruhan. Lapisan atas meja juga sebisa mungkin dibersihkan, khususnya ruangan yang kiranya akan dipakai ngobrol. Dan karena kemungkinan besar mereka juga akan menggunakan toilet, toilet juga harus bersih karena toilet bersih mencerminkan keluarga yang sehat.

2. Sembunyikan segala perkakas secara efisien

Kebiasan yang kita lakukan ketika terburu-buru membersihkan rumah adalah menyembunyikan semua perkakas dalam satu keranjang atau kamar tidur atau lemari. Jika Anda melakukannya dengan lebih efisien, barang-barang akan lebih mudah ditemukan ketika tamu Anda pulang. Jadi, masukkan perkakas ke dalam keranjang sesuai dengan letak perkakas tersebut seharusnya di dalam rumah Anda.

3. Bersihkan bulu hewan peliharaan

Anda memiliki hewan peliharaan? Jika ya, perhatikan bulu hewan peliharaan yang tersebar di ruangan Anda. Bahkan jika Anda memiliki rumah yang bersih berkilau, jika sofa Anda ditutupi dengan lapisan bulu hewan peliharaan, rumah dalam sekejap akan terlihat tak rapi. Jadi, jika Anda memiliki hewan peliharaan, usahakan selalu ada persediaan produk penghilang bulu khusus yang tersedia di pasaran.

4. Sembunyikan piring-piring kotor

Jika piring kotor bertumpuk dan Anda tak sempat mencucinya, Anda bisa menyembunyikannya. Jika Anda mengumpulkannya begitu saja di dekat tempat cuci piring, rumah akan terlihat berantakan. Caranya, ambil kain dan kemas semua piring kotor kemudian masukkan ke dalam oven, misalnya. Atau lemari lain yang tak rawan dibuka. Begitu tamu pulang, Anda bisa segera membersihkannya.

5. Luangkan setidaknya 5 menit untuk rumah Anda setiap harinya

Untuk menghadapi hal-hal mendadak, Anda butuh membersihkan rumah paling tidak 5 menit setiap harinya. Namun, jika Anda ingin rumah Anda benar-benar bersih—bukan hanya kelihatan bersih—Anda bisa mengalokasikan lebih banyak waktu untuk membersihkan rumah Anda.

 
Sumber: www.apartmenttherapy.com

5 Tips Memilih Sofa yang Tepat untuk Ruangan Anda

Seperti hal lainnya, memilih sofa pun bisa menjadi sulit karena banyaknya pilihan yang bahkan mungkin tak terbatas. Anda mungkin berpikir Anda tahu persis apa yang Anda inginkan, tapi ketika Anda masuk ke suatu toko atau menelusuri gambar-gambar secara online, ternyata ada banyak pilihan gaya, model, ukuran, dan alternatif kustomisasi yang membuat pilihan menjadi sangat banyak.

Anda bisa menggunakan tips di bawah ini untuk menghemat waktu, tenaga, dan uang dalam memilih sofa untuk ruangan Anda.

 

1. Tentukan ukuran terlebih dahulu

Jika Anda memiliki ruang yang lebih besar, Anda harus memutuskan seberapa banyak bagian dari ruangan tersebut yang akan ditempati oleh sofa. Apakah Anda juga ingin menempatkan kursi atau sofa kecil lainnya? Apakah Anda ingin meletakkan meja juga? Jika demikian, sofa sederhana atau sofa dengan bentuk L mungkin bisa jadi pilihan terbaik. Jika Anda sedang mencari sofa yang akan menjadi titik fokus dari ruang tamu Anda, carilah bentuk sofa bulat yang mengambil sedikit ruang tapi memberikan banyak tempat untuk duduk.

Jika Anda memiliki ruang kecil, kemungkinan besar Anda akan membutuhkan sofa kecil. Dengan ruang yang tak terlalu besar, sofa tentu akan langsung jadi sorotan. Jadi, pilihlah yang praktis tapi dengan desain yang kuat sehingga akan melengkapi ruangan tersebut.

2. Tentukan pengaturan sofa dengan sejelas mungkin

Cara terbaik adalah dengan mengenali gaya hidup Anda. Hal apa yang paling sering Anda lakukan di ruangan tersebut? Apakah Anda suka menghabiskan waktu nonton TV? Jika ya, Pastikan sofa Anda menghadap ke arah TV. Suka bermain game bersama teman? Pastika sofa membentuk setengah lingkaran (atau bahkan lingkaran penuh), mengelilingi meja.

Apakah keluarga Anda menggunakan ruang tamu bersantai dan membaca? Kelilingi sofa dengan kursi-kursi sehingga area tersebut bisa dinikmati sendiri-sendiri atau dalam sebuah grup.

 

3. Tentuk bentuk yang akan pas dengan ruangan Anda

Setelah Anda memutuskan mengenai fungsi sofa, saatnya untuk mencari tahu bentuk mana yang akan memenuhi tujuan tersebut. Sofa bentuk L adalah pilihan tepat untuk ruangan luas yang perlu dibagi, misalnya untuk membagi ruang keluarga dan ruang makan.

Bentuk bulat sedikit lebih kondusif untuk ruang yang lebih kecil, yang bisa digunakan sebagai ruang kumpul bersama beberapa orang atau bisa juga digunakan sebagai ruang media.

Jika Anda ingin menggunakan lebih banyak kursi dan meja di ruang tamu Anda, kursi panjang bersandaran (chaise) atau daybed (sofa yang bisa dipakai untuk tempat tidur), sepertinya lebih cocok.

 

4. Pelajari bahan pelapis yang paling tepat

Bahan apa yang paling cocok untuk ruangan Anda? Estetika tentu penting tapi fungsi adalah kunci ketika kita membeli sofa. Banyak dari kita yang suka dengan sofa suede putih karena ada kesan mewah. Suede memang cantik tapi sangat berbahaya, khususnya jika Anda punya anak kecil atau hewan peliharaan.

Kulit—terutama warna gelap—sangat bisa beradaptasi dengan berbagai jaman. Kulit juga lebih tahan lama dan mudah dibersihkan.

Pilihan lain adalah kain Sunbrella yang sukar terkena noda, anti air, dan tidak pudar terkena matahari. Pilihan ini cocok untuk sofa luar ruang.

 

5. Pilih warna yang sesuai

Warna cerah, motif, atau netral? Jika Anda ingin warna lain, mengganti bahan pelapis juga sangat murah sekarang ini. Jangan khawatir memilih sofa dengan motif unik. Hal ini dapat menambahkan sentuhan mengejutkan pada ruangan Anda.

Setelah semua dipikirkan, akan lebih mudah bagi Anda untuk memilih. Bahkan ketika harus menyesuaikan dengan budget sekalipun.

 

 

 

Sumber: www.houzz.com

5 Tips Membuat Ruangan Terlihat Lebih Luas

Ruangan Anda sempit dan terlihat sempit? Tak perlu renovasi besar-besaran. Anda cukup melakukan pemilihan dan penataan interior untuk membuat ruangan Anda terlihat luas.

Nah, berikut ini adalah tips untuk membuat ruangan rumah yang sempit tampak lebih luas tanpa melakukan perubahan yang terlalu banyak.

1. Gunakan warna ringan dengan kontras yang cerdas

Beberapa warna ringan yang mempunyai kemampuan ‘memperluas’ ruangan adalah warna krim, putih, dan biru es. Ini sebenarnya hanyalah ilusi optik. Warna-warna ringan ini bisa membuat ruangan lebih terang sehingga terlihat lebih luas. Selain itu, dinding yang dicat dengan warna cerah akan mempunyai kemampuan memantulkan cahaya yang membuat ruang terasa lebih terbuka yang membantu memaksimalkan efek yang diciptakan oleh cahaya alami. Untuk kontras, bagian trim dan molding bisa dicat dengan warna yang lebih terang daripada bagian dinding.

2. Pencahayaan adalah elemen kunci untuk memperluas ruangan

Jika cahaya alami bisa masuk dengan leluasa ke ruangan Anda, ruangan akan terlihat sangat luas. Namun, jika Anda tak memiliki cahaya alami, Anda dapat menambahkan beberapa efek pencahayaan kreatif. Jika Anda mempunyai akses cahaya alami, tempatkan jendela besar di dinding Anda. Ini akan langsung menghubungkan bagian dalam dengan bagian luar rumah. Pastikan Anda menggunakan tirai transparan untuk memperbanyak cahaya yang masuk.

3. Pastikan ruangan selalu rapi

Kunci ruang yang luas adalah kerapian. Yang membuat ruang terlihat sempit adalah terlalu banyak barang. Satu lukisan besar lebih baik daripada beberapa lukisan kecil. Di kamar tidur, pastikan yang menjadi pemenuh ruangan hanya kasur saja. Dan biarkan lantai terlihat sebersih mungkin untuk kesna lebih luas.

4. Tempatkan cermin

Cermin memang luar biasa dalam memberi ilusi optik tentang ruangan yang terlihat ‘dalam’. Cermin juga memantulkan cahaya yang membuat ruangan tampak lebih besar. Anda bisa menempatkan cermin di dekat jendela untuk memantulkan cahaya dari luar. Cermin di dindin dan meja dengan gelas kaca juga akan membuat ruangan terlihat lebih terbuka.

5. Pilih dan letakkan furniture dengan cerdas

– Gunakan furniture multifungsi, misalnya sofa bed, tempat tidur dengan laci di bawahnya, meja lipat, kursi lipat, dll.
– Letakkan furniture besar menempel pada dinding
– Pilih furniture dengan ukuran yang tepat sehingga tidak menghalangi jalur lalu lintas dalam rumah.
– Pilih beberapa furniture dengan warna yang senada dengan dinding
– Pastikan masih ada ruang antara atap dengan furniture Anda karena furniture yang terlalu tinggi dan mendekati langit-langit akan memberi kesan ruangan yang sempit
– Pilih sofa dan kursi dengan bagian lengan dan kaki yang terbuka. Meja kaca juga pilihan bagus untuk memberi kesan terbuka.

 
Sumber: freshome.com