Jenis-Jenis Hijab yang Disukai Muslimah Indonesia

Sebagai negara Muslim terbesar di dunia, tak heran bila kita melihat populasi wanita pemakai hijab sangat besar di negeri ini dan jumlahnya pun terus bertambah. Hal inilah yang mendorong munculnya banyak penyedia hijab dengan segala aksesorisnya.

Berbicara mengenai hijab, terlepas dari modelnya, paling tidak ada 3 jenis hijab yang digemari di Indonesia. Apa saja jenis hijab tersebut? Check this out.

1. Hijab Instan

Hijab instan ini sangat digemari karena memang mudah dipakai. Jika dahulu hanya tersedia dalam model standar, kini model untuk hijab instan pun bervariasi dan bisa digunakan untuk beragam kesempatan. Untuk memakai hijab instan juga sangat mudah. Anda bisa mengikat rambut Anda terlebih dahulu dan langsung memasukkan jilbab ke kepala Anda, bisa dengan atau tanpa inner (ninja). Hijab instan ini cocok jika Anda sedang dikejar-kejar waktu dan tak sempat berdandan. Atau juga jika Anda ingin keluar sebentar ke minimarket, misalnya.

2. Hijab segiempat

Hijab segiempat biasanya lebih dikenal dengan istilah hijab paris, karena waktu pertama muncul memang dibuat dari bahan paris. Sekarang hijab segiempat dibuat dari bahan yang beragam, mulai dari sifon, nilon, ceruti, bahkan sutra. Cara paling sederhana untuk memakai jilbab jenis ini adalah dengan membentuk segitiga terlebih dahulu, kemudian ditangkupkan ke kepala, lalu di beri peniti pada bagian leher untuk menyatukan kedua sisi hijab. Namun, sekarang model hijab segiempat telah tersedia dalam beragam variasi. Dan bisa dipakai untuk acara pesta maupun kasual lainnya. Salah satu gaya hijab dengan hijab segiempat yang paling populer saat ini adalah Turkish style.

3. Hijab pashmina

Hijab pashmina tergolong paling terakhir populer dibandingkan kedua hijab lainnya. Biasanya, orang akan memakai dua hijab di atas, baru kemudian mencoba pashmina. Memakai hijab ini biasanya juga membutuhkan inner (ninja). Cara pakainya pun gampang, tinggal diputar-putar saja hingga membentuk gaya yang diinginkan. Pashmina berbentuk persegi panjang, dengan panjang dan lebar yang beragam. Pashmina banyak diminati karena memberi kesan fashionable dan fresh. Gaya pengaturan pashmina juga sangat beragam, dan bisa digunakan untuk segala umur. Gaya dengan pashmina yang paling populer adalah hijab bervolume khas Timur Tengah.

Tips Memakai Hijab untuk Wajah Bulat

Perempuan yang memiliki wajah bulat cenderung merasa kebingungan saat akan memakai hijab. Hal ini dikarenakan jilbab yang salah, baik dari segi bahan ataupun cara pemakaian dan modelnya bisa menyebabkan wajah Anda terlihat lebih bulat. Nah, bagaimana cara mengakalinya? Berikut ini adalah tips memakai jilbab segiempat dan pashmina serta hijab apapun untuk wajah bulat.

 

1. Pilih ciput atau dalaman kerudung yang tepat

Membeli ciput yang pas akan sangat mendukung penampilan Anda nantinya. Ciput yang kekecilan atau kebesaran pasti tidak akan nyaman dipakai. Untuk itu, sebelum memutuskan untuk membeli ciput, alangkah baiknya jika dicoba terlebih dahulu untuk melihat apakah ciput tersebut pas untuk wajah bulat Anda.

Model ciput juga harus disesuaikan. Untuk wajah bulat, model ciput arab bolak-balik sangat disarankan karena bisa dikreasikan dengan bentuk menyilang atau asimetris pada bagian dahi Anda. Jika Anda takut terlihat tembem dengan wajah bulat Anda, ciput anti tembem yang beredar di pasaran juga patut dicoba. Selain itu, untuk model wajah bulat, ciput dengan resleting atau kancing akan lebih mudah diaplikasikan.

 

2. Pilih model hijab yang sesuai

Model hijab bervolum sangat baik untuk si wajah bulat karena volum hijab ini akan memberikan kesan tirus pada wajah Anda, terutama di bagian pipi. Selain itu, untuk memberikan lebih banyak kesan tirus pada pipi, Anda bisa memajukan jilbab Anda pada bagian pipi. Jilbab model layer juga sangat cocok untuk si wajah bulat karena bisa menyamarkan kesan chubby dari wajah Anda.

 

3. Pilih warna ciput yang benar

Bagian selanjutnya dari tips memakai jilbab untuk wajah bulat adalah pemilihan warna ciput. Bagi si wajah bulat, ciput berwarna polos dan gelap bisa digunakan untuk memberikan efek tirus pada wajah.

 

4. Pilih bahan hijab yang pas

Jilbab dengan kesan jatuh atau loose sangat baik karena akan membuat wajah Anda tidak terlihat bulat. Jilbab loose ini tersedia dalam berbagai macam pilihan baik jilbab segi empat ataupun pashmina. Biasanya bahannya meliputi sifon, ceruti, atau viscose. Pilih yang menurut Anda paling mudah diaplikasikan bagi wajah Anda.

 

Semoga tips memakai jilbab untuk wajah bulat ini bisa membantu Anda mengakali kesan wajah bulat saat memakai hijab. Selamat mencoba. Dan untuk pilihan berbagai macam hijab dan ciput sesuai kebutuhan Anda, bisa Anda lihat di sini.

 

 

Sumber: www.infobusanamuslim.com

Cara Memilih Hijab Sesuai Warna Kulit Anda

Dalam memilih pakaian dan aksesorisnya, tentu kita harus selalu memperhatikan kesesuaiannya dengan warna kulit kita. Begitu juga halnya dengan hijab. Jika kita salah memilih warna hijab, maka salah-salah wajah kita akan terlihat gelap, kusam, atau malah pucat. Anda bisa mencoba sendiri dengan memakai kerudung di depan cermin dan menempelkannya di wajah. Ingat, pada saat mencoba, usahakan pencahayaan di ruang Anda cukup. Dengan cara ini Anda bisa mengira-ngira apakah warna tersebut cocok untuk kulit Anda.

Jika masih kurang yakin, panduan berikut ini mungkin bisa membantu Anda:

1. Kulit hitam atau gelap

hijab untuk kulit hitam

Fokus kita dalam memilih warna adalah untuk membuat kulit wajah Anda terlihat lebih cerah. Untuk itu, Anda disarankan memilih warna-warna netral seperti lavender, silver, dan pastel. Hijab dengan warna gelap sebisa mungkin harus dihindari karena membuat wajah terlihat lebih gelap. Bagi Anda yang ingin bermain warna, warna-warna cerah seperti kuning, merah, dan biru bisa pula dicoba.

2. Kulit sawo matang

Kulit ini merupakan kulit sebagian besar orang Indonesia, dan berada di tengah-tengah antara kulit gelap dan putih. Untuk warna kulit ini pilihan warna lebih banyak, yang meliputi hitam, ungu, maroon, dan warna-warna tegas lainnya. Beberapa warna yang kurang tepat adalah kuning, hijau tua, olive, dan coklat tua.

3. Kulit kuning langsat

Warna-warna karamel, seperti oranye, emas, dan coklat sangat tidak cocok untuk kulit kuning langsat karena kulit akan terkesan pucat. Merah, pink, biru adalah pilihan warna yang lebih disarankan.

4. Kulit putih

hijab untuk kulit putih

Jika Anda memakai warna putih, maka kulit Anda akan terlihat pucat karena tidak ada warna pengontras. Jilbab dengan warna tegas seperti merah dan hitam bisa dipilih sebagai alternatif.

 

Ingin membeli hijab yang seusai warna kulit Anda? Myna Fashion memberikan pilihan hijab yang lengkap dengan kualitas yang terjamin.

 

 

Sumber: www.anitascarf.com