Berapa Sering Anda Harus Ke Dokter Gigi?

Dokter gigi Anda menyarankan Anda untuk check-up setiap 6 bulan sekali. Rekan kerja Anda pergi ke dokter gigi tiga kali dalam setahun. Seorang kenalan Anda hanya sekali setahun pergi ke dokter gigi. Lalu, mana yang benar? Sebenarnya seberapa sering Anda harus pergi ke dokter gigi?

Salah satu dokter gigi ternama di Kanada menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada angka pasti mengenai jumlah kunjungan ke dokter gigi selama setahun. Frekuensi Anda mengunjungi dokter gigi sebenarnya tidak ada hubungannya dengan gigi Anda, tapi berhubungan dengan jaringan gusi dan tulang yang mendukung gigi Anda tersebut. Untuk orang-orang yang tidak mengalami masalah pembusukan gigi, satu tahun sekali sudah cukup. Orang lain yang rentan terhadap masalah periodontal mungkin memerlukan check-up atau pembersihan gigi setiap tiga sampai empat bulan.

Pembersihan gigi yang lebih sering ini dimaksudkan untuk membersihkan plak yang terbentuk pada gigi, yaitu sisa dari apapun yang kita makan yang tak terjangkau melalui pembersihan harian menggunakan sikat gigi. Plak dapat mendorong pertumbuhan bakteri berbahaya yang menyebabkan penyakit gusi atau periodontal, infeksi dari jaringan yang membuat gigi Anda tetap pada tempatnya.

Seiring waktu, gigi menjadi goyah dan berisiko tanggal. Merokok, penyakit sistemik seperti diabetes, kehamilan, dan penggunaan kontrasepsi oral bisa meningkatkan risiko penyakit gusi ini. Jika gusi Anda berdarah saat Anda membersihkan gigi Anda, atau jika gusi Anda menjadi lunak, bengkak, dan merah, Anda harus segera ke dokter gigi.

Dengan adanya bukti keterkaitan kesehatan gigi dengan kesehatan keseluruhan tubuh, hanya Anda dak dokter gigi Anda yang bisa menentukan seberapa sering Anda harus melakukan kunjungan ke dokter gigi. Sebagai aturan umum, Anda harus pergi ke dokter gigi paling tidak sekali dalam setahun. Tapi Anda harus mengunjungi dokter gigi lebih sering jika ada masalah tertentu pada gigi, gusi, atau mulut Anda. Jika Anda merasa waktu kunjungan ke dokter gigi Anda terlalu sering, Anda bisa mencoba mendapatkan pendapat kedua.

 

 
Sumber: www.besthealthmag.ca