Cara Menyimpan Beras Agar Tahan Lama serta Bebas Kutu dan Jamur

Tak peduli beras kualitas apapun yang Anda beli, cara Anda menyimpan beras akan mempengaruhi kualitas beras tersebut. Jika Anda menyimpan dengan cara yang benar, dijamin beras akan lebih tahan lama.

Pastikan ketika menyimpan beras, Anda memilih tempat penyimpanan yang bisa ditutup rapat. Pastikan tempat penyimpanan tidak bocor. Ketika selesai mengambil beras, jangan lupa menutup kembali. Pasti banyak sekali dari Anda yang suka tidak menutup kembali tempat penyimpanan beras hingga semalaman padahal ketika terbuka.

Dengan menutup rapat tempat penyimpanan beras, beras akan menjadi tidak lembab. Apalagi tidak ditutup rapat, beras bisa menyerap air yang bisa menyebabkan timbulnya jamur. Tanda dari munculnya jamur adalah beras jadi membentuk gumpalan.

Idealnya, beras memiliki kadar air sekitar 14 persen. Jika beras di simpan di tempat lembab dan terbuka, kemungkinan akan terjadi penyerapan air yang menyebabkan peningkatan kadar air dalam beras. Dan hal itulah yang memicu munculnya jamur.

Selain jamur, jika tidak disimpan dalam keadaan tertutup, yang rawan menyerang adalah kutu beras. Tanda beras yang diserang kutu adalah bulirnya menjadi bolong-bolong. Beras yang berkutu ini tentu sudah tak layak makan karena sudah dimakan kutu sehingga nutrisinya telah berkurang.

Untuk itu, pastikan selalu menempatkan beras di tempat yang tertutup rapat. Penyimpanan yang tepat ini tentu akan membuat beras tahan lama dan menghemat pengeluaran Anda.

 

 
Sumber: health.liputan6.com