Akupuntur: Apa Manfaatnya?

Apa Itu Akupuntur

Akupunktur berasal dari Cina dan telah dipraktekkan di negara tersebut selama ribuan tahun. Dalam akupuntur terdapat penyisipan jarum sangat tipis melalui kulit pasien pada titik-titik tertentu pada tubuh. Jarum dimasukkan dengan kedalaman yang beragam pula. Akupuntur memiliki beberapa manfaat terapeutik, termasuk pereda nyeri dan mual pasca kemoterapi.

Menurut teori medis tradisional Cina, titik akupunktur terletak di meridian mana energi gi mengalir. Beberapa dokter khususnya di Barat masih menganggap pengobatan ini kontroversial. Namun, di Indonesia, pengobatan ini telah menjadi salah satu alternatif kesehatan yang sangat membantu untuk banyak pasien.

Menurut WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) akupunktur efektif untuk mengobati 28 kondisi kesehatan, walaupun pada kenyataanya akupuntur bisa menyembuhkan lebih banyak penyakit daripada angka tersebut.

 

Bagaimana Pelaksanaan Akupuntur?

Akupunktur umumnya melibatkan beberapa perawatan mingguan atau dua mingguan. Kunjungan ke ahli akupunktur akan melibatkan ujian dan penilaian kondisi pasien, penyisipan jarum, serta rekomendasi perawatan untuk diri sendiri.

Pasien akan diminta berbaring, telentang ataupun telungkup, tergantung bagian mana yang perlu dimasuki jarum. Ahli akupunktur harus menggunakan jarum steril sekali pakai. Ketika jarum dimasukkan, pasien bisa merasakannya, tapi tanpa rasa sakit. Namun, ketika jarum mencapai kedalaman yang tepat, akan ada sensasi sakit yang mendalam. Kadang-kadang jarum dipanaskan atau dirangsang dengan listrik setelah insersi. Setelah dimasukkan, jarum akan tetap di sana selama sekitar dua puluh menit.

 

Manfaat Akupuntur

Manfaat yang diberikan akupuntur, antara lain:

– Perawatan ini aman, jika diterapkan dengan benar
– Efek sampingnya sangat sedikit
– Akupuntur adalah pengobatan kombinasi yang sangat efektif
– Akupuntur dapat mengendalikan beberapa jenis nyeri
– Akupuntur adalah alternatif yang berguna untuk pasien yang tidak ingin mengkonsumsi obat pereda nyeri

 
Sumber: www.medicalnewstoday.com

Leave a Reply